JAKARTA - Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi mengatakan, saat ini negara-negara di Eropa mulai menerapkan hard lockdown ataupun parsial lockdown akibat lonjakan kasus Covid-19 disana.
“Lockdown, ini ada beberapa bentuk lockdown, hard lockdown, parsial lockdown seperti di Austria toko yang non esensial tutup lebih awal jam 7 sudah tutup. Dan diwajibkan vaksin mulai Februari 2022,” ungkap Andri dalam dialog secara virtual dari KPC PEN, Kamis (2/12/2021).
Baca juga: Cegah Varian Omicron, Luhut: Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri
Bahkan, Andri mengatakan, saat ini Austria negara pertama di Eropa yang mewajibkan vaksin. “Dan juga penerapan sistem sertifikat vaksin. Jadi kemana-mana harus menggunakan sertifikat vaksin. Bahkan ada beberapa tempat yang harus menggunakan juga di samping juga sertifikat vaksin juga tes cepat antigen,” katanya.
Sementara itu, kata Andri, Belanda juga melakukan pembatasan operasional kegiatan esensial maupun non esensial seperti toko-toko tutup pada pukul 5 sore.
Baca juga: Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jakarta 98,4% dan Positivity Rate 0,4%
“Belanda bahkan tutup toko-toko itu tutup jam 5 sore dan menyetop kegiatan olahraga amatir, wajib work from home, wajib masker, dan pembatasan jumlah tamu di kediaman itu maksimal 4 orang,” tuturnya.
Kemudian di Belgia, kata Andri juga menutup semua klub malam dan mewajibkan work from home.
“Jadi seperti sekarang di Belgia, klub malam, diskotik semuanya tutup total. Dan wajib work from home itu 4 hari dalam seminggu. Sebelumnya itu sifatnya bukan kewajiban, mau kerja di rumah ataupun bekerja di kantor. Tapi sekarang wajib kerja di rumah dan wajib masker juga,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.