Rakerwil Perindo Se-Jatim, Hary Tanoe: Kita Harus Geser dari Popularitas Jadi Disukai

Lukman Hakim, Koran SI · Sabtu 04 Desember 2021 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 340 2511875 rakerwil-perindo-se-jatim-hary-tanoe-kita-harus-geser-dari-popularitas-jadi-disukai-px1wL3NEmF.jpg Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Foto: Dok)

SURABAYA - Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo membuka Rakerwil DPW-DPD dan anggota DPRD Partai Perindo se-Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (4/12/2021). Ia meminta semua kader Partai Perindo untuk terjun langsung menyapa masyarakat.

Menurutnya, hal tersebut penting agar nama Partai Perindo tidak hanya dikenal saja, tapi juga disukai masyarakat. Dampaknya akan terasa nanti akan dipilih pada Pemilu 2024.

"Kita harus realistis dengan mau turun ke bawah. Dan itu tidak cukup. Kita harus bisa mengambil hati masyarakat. Kita harus mampu menggeser dari populer menjadi disukai," ujar Hary Tanoe saat memberikan arahan.

"Diketahui saja tidak cukup. Artinya kita harus lakukan sesuatu. Proses politik ya seperti itu. Ini saya minta ini kewajiban, ini kewajiban saya juga. Bahwa kita harus mampu menggeser dari popularitas menjadi disukai. Ini harus dipupuk sampai Pemilu,” imbuhnya.

Baca Juga: Rakerwil Perindo Se-Jatim, Hary Tanoesoedibjo: Kader Harus Terjun Langsung ke Masyarakat

Menurut Hary Tanoe, tujuan Partai Perindo adalah meraih suara dan kursi sebanyak-banyaknya. Sehingga, bisa berkontribusi besar pada kepentingan masyarakat melalui kebijakan.

Jika partai itu kecil, maka tidak akan punya pengaruh signifikan dan hanya ikut-ikutan. “Kalau kecil, kita akan ikut arus saja. Maka, kita harus terus lakukan pembenahan, terutama dalam hal sumber daya manusia,” kata Hary.

Hary Tanoe menambahkan, semua pengurus Partai Perindo harus konsekuen dengan jabatan yang diemban. Dalam jabatan terdapat tugas dan fungsi yang harus dipenuhi.

Baca Juga:  Perindo Kalbar Perkuat Koordinasi Raih Target 3 Kali Lipat Anggota Legislatif

Hary Tanoe mengatakan, bila semua pengurus bisa konsekuen dengan tugas dan kewajibannya. Dia meyakini Perindo akan menjadi partai besar di kemudian hari.

“Benahi SDM, buka semua potensi. Saya katakan, Perindo adalah partai inklusif. Kalau pimpinan karakternya berdasarkan suka dan tidak suka, maka partai tidak akan jalan,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini