Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penemu Vaksin Covid-19 Peringatkan Pandemi Lebih Mematikan di Masa Depan

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 07 Desember 2021 |16:48 WIB
Penemu Vaksin Covid-19 Peringatkan Pandemi Lebih Mematikan di Masa Depan
Profesor Sarah Gilbert (Foto: Universitas Oxford)
A
A
A

INGGRIS - Ilmuwan penemu vaksin Oxford-AstraZeneca, Prof Dame Sarah Gilbert, mengingatkan kemungkinan bahwa pandemi yang terjadi di masa depan bisa lebih mematikan dibanding krisis Covid-19 saat ini.

Menurut Gilbert, perlu disiapkan lebih banyak dana untuk kesiapsiagaan pandemi agar kesiapan yang telah terbangun selama pandemi Covid-19 tidak menjadi sia-sia.

"Ini bukan terakhir kalinya sebuah virus mengancam hidup dan mata pencaharian kita. Sebetulnya, [pandemi] yang terjadi berikutnya bisa lebih buruk. Kemungkinannya bisa lebih menular, lebih mematikan, bahkan dua kemungkinan itu bisa terjadi bersamaan,” terangnya.

"Kita tidak bisa mengabaikan situasi yang telah kita lalui. Kerugian ekonomi yang sangat besar telah menunjukkan bahwa kita tidak mengalokasikan cukup dana untuk kesiapsiagaan menghadapi pandemi,” lanjutnya.

 Baca juga: WHO Kerahkan Tim ke Afsel untuk Atasi Varian Omicron

"Berbagai kemajuan yang telah kita capai, pengetahuan yang sudah kita dapatkan, tidak boleh hilang begitu saja," ujarnya.

Gilbert juga memperingatkan bahwa vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini bisa jadi kurang efektif menghadapi varian Omicron. Karena itu, dia meminta seluruh pihak untuk lebih waspada sampai ada lebih banyak informasi terkait varian ini.

 Baca juga: Pakar Peringatkan Varian Omicron Akan Menguasai Dunia dalam 6 Bulan, Butuh Vaksin Baru

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement