Pakar: Varia Omicron Akan Menguasai Dunia dalam 6 Bulan, Butuh Vaksin Baru

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 03 Desember 2021 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 18 2511199 pakar-varia-omicron-akan-menguasai-dunia-dalam-6-bulan-butuh-vaksin-baru-v3tFWG7Vp9.jpg Covid-19 varian Omicron (Foto: Reuters)

SINGAPURA – Seorang pakar kesehatan dan dokter penyakit menular yang berbasis di Singapura mengatakan varian Omicron akan "mendominasi dan membanjiri" dunia dalam beberapa bulan mendatang.

Dia memperkirakan varian akan menjadi dominan dalam tiga hingga enam bulan dan akan membutuhkan vaksin baru untuk dikembangkan dengan cepat.

Dr Leong Hoe Nam mengatakan kepada CNBC, vaksin perlu diuji selama tiga hingga enam bulan untuk membuktikan vaksin baru ini dapat memberikan kekebalan terhadap varian tersebut.

"Terus terang, Omicron akan mendominasi dan menguasai seluruh dunia dalam tiga sampai enam bulan,” terangnya.

Baca juga: Varian Omicron Melonjak di Afsel, Tercatat 11.500 Kasus Baru

Tetapi ketika ditanya tentang vaksin khusus untuk varian baru, dia mengatakan hal itu merupakan ide bagus, tapi dinilai tidak praktis karena membutuhkan waktu.

"Kami tidak akan dapat mengeluarkan vaksin tepat waktu dan pada saat vaksin datang, hampir semua orang akan terinfeksi Omicron mengingat ini sangat menular,” lanjutnya.

Sementara itu, CEO Moderna, Stephane Bancel pada Senin (29/11) mengatakan butuh waktu berbulan-bulan untuk mengembangkan dan mengirimkan vaksin yang secara khusus menargetkan varian Omicron.

Baca juga: Belanda Catat 14 Penumpang Pesawat yang Kena Varian Omicron Telah Divaksin

Namun, CEO Pfizer Albert Bourla juga mengatakan bahwa suntikan vaksin dapat siap dalam waktu kurang dari 100 hari, atau sedikit lebih dari tiga bulan.

Sementara itu, warga nggris saat ini sedang didorong untuk mendapatkan suntikan booster setelah varian Omicron muncul di Inggris.

“Kami belum tahu sejauh mana gelombang baru ini akan menyapu pantai kami, tetapi sejarah menunjukkan bahwa kami tidak boleh berpuas diri,” terang Perdana Menteri Boris Johnson saat berbicara pada konferensi pers dari Downing Street.

“Jika kita ingin mengendalikan epidemi di sini di Inggris dan jika kita ingin menghindari pembatasan baru dalam kehidupan kita sehari-hari, kita semua harus divaksinasi segera setelah kita memenuhi syarat,” lanjutnya.

Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), sepuluh kasus lagi varian virus corona Omicron telah terdeteksi di Inggris sehingga totalnya menjadi 42.

Reuters melaporkan bahwa strain Delta saat ini menyumbang 99% dari infeksi Covid, yang mulai menjadi lebih umum di negara bagian Maharashtra di India pada Maret 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini