Share

Setelah 14 Tahun, Pasangan Ini Dipertemukan Kembali dengan Putranya yang Diculik

Vanessa Nathania, Okezone · Selasa 07 Desember 2021 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 18 2513461 setelah-14-tahun-pasangan-ini-dipertemukan-kembali-dengan-putranya-yang-diculik-pTubsA7pxq.jpeg Sun Zhuo dipertemukan kembali dengan kedua orangtuanya Sun Haiyang dan Peng Siying di Shenzhen, Provinsi Guangdong, 6 Desember 2021. (Foto: China Daily)

BEIJING – Setelah mencari selama 14 tahun, Sun Haiyang dan istrinya, Peng Siying pada Senin (6/12/2021) akhirnya dipertemukan kembali dengan anak mereka yang diculik di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China. Sun Zhuo, putra pasangan itu, kini telah berusia 18 tahun saat bertemu kembali dengan kedua orangtuanya.

Sun Haiyang memeluk putranya dengan penuh antusias saat mereka kembali bertemu. Dia kemudian segera menelepon ibunya untuk berbagi kabar baik ini.

BACA JUGA: Setelah 32 Tahun, Keluarga di China Bertemu Kembali dengan Putranya yang Diculik

"Saya sangat senang akhirnya menemukan putra saya. Saya telah pergi ke banyak tempat untuk mencarinya selama 14 tahun terakhir. Saya tidak bisa tidur nyenyak dan selalu mengkhawatirkannya. Sebelum upacara reuni, saya hanya bisa mengingatnya saat berusia 4 tahun," kata Sun setelah pertemuan itu sebagaimana dilansir China Daily.

Sun berterima kasih kepada petugas keamanan publik karena membantu menemukan Sun Zhuo dan mengatakan dia berharap putranya bisa tinggal bersama keluarga.

Sun Haiyang, yang berasal dari Jianli, Provinsi Hubei pindah ke Shenzhen untuk menjalankan toko bakpao dan berharap bisa memberikan lingkungan yang sehat bagi putranya, Sun Zhuo, yang lahir pada 2003.

Namun, pada 9 Oktober tahun itu, Sun Zhuo diculik oleh seorang pria saat dia sedang bermain di depan rumah keluarga pada saat senja.

BACA JUGA: Diculik saat Balita, Pria Ini Bertemu Lagi dengan Ayahnya 58 Tahun Kemudian

Sun Haiyang dan istrinya tetap berada di Shenzhen dan menjaga toko tetap buka, tetapi mereka terus-menerus mencari putra mereka, termasuk menawarkan hadiah 200.000 yuan (Rp452 juta) untuk menemukan bocah itu.

Selama jangka itu, Sun juga membantu orang tua lainnya mencari anak-anak mereka yang hilang, bekerja sama dengan polisi dan media.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Selama 14 tahun terakhir, saya memeriksa setiap petunjuk yang diberikan orang kepada saya," katanya.

"Kadang-kadang, saya akan kecewa jika saya tidak mendapatkan panggilan telepon selama beberapa hari. Saya senang bahkan ketika pembohong menelepon saya, mengatakan mereka akan bertukar petunjuk untuk imbalan hadiah. Setidaknya, itu memberi saya secercah harapan."

Pencarian Sun Haiyang untuk menemukan putranya adalah kisah awal dari film Dearest 2014, yang disutradarai oleh Peter Chan Ho-sun dan dibintangi oleh Huang Bo dan Zhang Yi.

Dalam postingan Weibonya, Zhang memberi selamat kepada keluarga tersebut atas kembalinya putra mereka, dan menambahkan bahwa Sun Haiyang adalah prototipe untuk karakternya dalam film dan rasa sakitnya membuatnya kehilangan kata-kata ketika mereka bertemu.

"Saya selalu mengkhawatirkan putranya setelah film berakhir. Saya menangis dan menonton siaran langsung reuni mereka hari ini. Saya ingin menyampaikan penghargaan saya kepada polisi dan berharap tidak ada lagi penculikan," tulis Zhang.

Polisi Shenzhen mengatakan mereka sangat mementingkan kasus ini dan melanjutkan penyelidikan mereka. Pada Oktober, polisi menemukan seorang pria dari Kabupaten Yanggu, Provinsi Shandong, yang mereka duga telah menculik Sun Zhuo.

Pada saat yang sama, seorang pemuda di daerah yang sama memiliki penampilan mirip dengan foto masa kecil Sun Zhuo. Tes DNA mengonfirmasi bahwa pemuda itu adalah Sun Zhuo, kata polisi.

Tersangka telah ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Berbicara pada Senin (6/12/2021) Sun Zhuo mengatakan bahwa dia tidak menyadari dirinya telah diculik sampai polisi menghubunginya, tetapi dia juga menambahkan bahwa keluarga yang membesarkannya telah memperlakukannya dengan baik.

Dua keluarga lainnya juga dipertemukan kembali dengan anak laki-laki mereka yang diculik pada upacara reuni yang diadakan oleh Kementerian Keamanan Publik. Pejabat kementerian berjanji untuk melakukan yang terbaik demi menyelesaikan kasus penculikan, menemukan anak-anak yang hilang, dan menindak kejahatan tersebut.

Menurut keterangan kementerian, dari Januari hingga November, badan keamanan publik secara nasional menyelesaikan lebih dari 290 kasus penculikan anak, menangkap lebih dari 690 tersangka dan menemukan 8.307 anak di bawah aksi untuk menemukan orang hilang yang diluncurkan pada awal tahun ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini