Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RS Kewalahan, Korsel Catat Kasus Covid-19 Capai 7.000 Lebih

Antara , Jurnalis-Kamis, 09 Desember 2021 |06:47 WIB
RS Kewalahan, Korsel Catat Kasus Covid-19 Capai 7.000 Lebih
RS kewalahan akibat kasus Covid-19 melonjak di Korsel (Foto: Antara/Reuters)
A
A
A

SEOUL - Perdana Menteri Korea Selatan (Korsel) Kim Boo-kyum pada Rabu (8/12) mengatakan kasus harian Covid-19 Korea Selatan mencapai 7.000 lebih untuk pertama kalinya. Hal ini membuat rumah sakit kewalahan akibat lonjakan kematian dan kasus parah.

Infeksi di Korea Selatan meroket pada Desember ini setelah pemerintah mulai melonggarkan pembatasan di bawah skema "hidup berdampingan dengan Covid-19" pada November.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 7.175 kasus dan 63 kematian Covid-19 pada Selasa (7/12). Rumah sakit saat ini merawat rekor 840 pasien kritis dan pasien dengan penyakit serius.

Saat rapat penanggulangan Covid-19, Kim mengatakan pemerintah akan menerjunkan personel tambahan untuk memantau pasien yang dirawat di rumah sekaligus meningkatkan sistem pemindahan darurat ke rumah sakit bagi orang-orang yang mengalami gejala parah.

Selain rumah sakit besar, klinik swasta juga akan merawat pasien Covid-19.

Baca juga: Korsel Laporkan Rekor Baru Kasus Covid-19 

Kim mendesak kaum lanjut usia (lansia) agar mendapatkan vaksin booster sebab lebih dari 35 persen kasus ditemukan pada orang-orang berusia 60 tahun ke atas, yang menyumbang 84 persen kasus parah. Ia juga mendesak para remaja agar disuntik vaksin.

 Baca juga: Korsel Laporkan Kematian Covid-19 Harian Tertinggi

Korsel telah mengonfirmasi 38 kasus varian Omicron. Sebanyak 80 persen kasus berada di Seoul, sehingga pemerintah musti berjuang untuk mengamankan kapasitas tempat tidur rumah sakit di wilayah tersebut.

Pada Senin (6/12), Korsel memberlakukan sejumlah langkah ketat, termasuk mengurangi jumlah kapasitas orang dalam pertemuan pribadi dan memperluas mandat izin vaksin.

Hingga kini ada 489.484 kasus dan 4.020 kematian Covid-19 di negara tersebut.

Menurut data KDCA, sebesar 91,8 persen dari populasi orang dewasa berusia di atas 18 tahun di Korsel telah mendapat vaksinasi Covid-19 tahap dua.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement