Share

Ledakan Tanker Bahan Bakar, Lebih dari 50 Orang Meninggal Dunia

Susi Susanti, Okezone · Rabu 15 Desember 2021 06:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 18 2517138 ledakan-tanker-bahan-bakar-lebih-50-orang-meninggal-dunia-Oh88V8H7ix.jpg Tanker bahan bakar meledak, 50 orang meninggal dunia (Foto: Reuters)

HAITI - Lebih dari 50 orang meninggal dunia setelah sebuah tanker bahan bakar meledak di Haiti utara.

Laporan mengatakan kendaraan itu terlibat dalam kecelakaan di kota Cap-Haïtien, dan para korban berusaha mengumpulkan bahan bakar yang bocor ketika dinyalakan.

Rumah sakit setempat telah kewalahan akibatnya banyaknya jumlah orang yang terluka dalam ledakan itu.

Perdana Menteri Ariel Henry mengatakan seluruh negara Karibia berduka setelah kecelakaan itu, saat ia menyatakan tiga hari berkabung.

Baca juga: Tanker Bahan Bakar Meledak di Perbatasan Afghanistan-Iran, 500 Kendaraan Terbakar

"Saya belajar, dengan kesedihan dan emosi, berita sedih tentang ledakan tadi malam di Cap-Haïtien," tulisnya di Twitter, Selasa (15/12).

Gambar-gambar yang diposting di media sosial (medsos) menunjukkan kobaran api yang hebat di lokasi kecelakaan di kota terbesar kedua di Haiti itu. Seorang saksi menggambarkan lokasi ledakan sebagai "neraka".

Baca juga: Truk BBM Meledak dan 100 Tewas, Presiden Janji Beri Dukungan ke Keluarga Korban

Puluhan orang terluka dalam ledakan itu dan petugas medis setempat mengatakan mereka khawatir jumlah korban tewas akan meningkat.

"Kami tidak memiliki kemampuan untuk merawat jumlah orang yang mengalami luka bakar parah," kata seorang perawat di Rumah Sakit Universitas Justinien kepada kantor berita AFP.

"Aku khawatir kita tidak akan bisa menyelamatkan mereka semua,” lanjutnya.

"Kami kewalahan," ujar seorang dokter lokal kepada surat kabar Le Nouvellite Haiti.

Pemerintah telah mengumumkan bahwa mereka mengerahkan rumah sakit lapangan ke daerah tersebut untuk membantu mereka yang terkena dampak.

“Kami membutuhkan sumber daya manusia, dan juga sumber daya material, yaitu serum, kain kasa, dan apa pun yang dapat digunakan jika terjadi luka bakar parah,” terang Walikota Yvrose Pierre.

Wakil Walikota Patrick Almonor, yang mengunjungi lokasi ledakan, mengatakan kepada wartawan bahwa para korban yang dilihatnya telah terbakar sangat parah sehingga tidak mungkin untuk diidentifikasi.

Dia menambahkan bahwa sekitar 20 rumah di daerah itu juga telah terbakar akibat ledakan tersebut.

Sementara itu, Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Haiti mengatakan siap membantu otoritas nasional menanggapi ledakan kapal tanker. Insiden ini terjadi ketika Haiti mengalami kekurangan bahan bakar yang parah karena geng-geng yang kuat telah menguasai sebagian besar distribusi bahan bakar di seluruh negeri. Haiti juga berada dalam cengkeraman krisis ekonomi dan politik besar setelah pembunuhan Presiden Jovenel Moise awal tahun ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini