Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anies Sebut Integrasikan Transportasi Umum Menjadi Tantangan Besar Pemprov DKI

Dominique Hilvy Febiani , Jurnalis-Rabu, 15 Desember 2021 |14:46 WIB
Anies Sebut Integrasikan Transportasi Umum Menjadi Tantangan Besar Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (tangkapan layar Youtube TEDxTalks)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pihaknya terus berupaya mengintegrasikan sistem transportasi umum di wilayah Ibu Kota. Namun, ia menyebutkan, mewujudkan sistem transportasi umum yang terintegrasi bukanlah hal mudah.

“Bagian tersulit adalah memastikan bahwa angkutan umum kita benar-benar terintegrasi. Kita memiliki banyak angkutan umum, namun belum terintegrasi sehingga tantangan kita adalah mengintegrasikan transportasi umum ke sistem terintegrasi,” kata Anies di kanal YouTube TEDxTalks, Rabu (15/12/2021).

Salah satu upaya Pemprov DKI guna mengatasi persoalan transportasi umum di Ibu Kota adalah lewat program JakLingko.

“Jaklingko adalah visi kami untuk sistem transportasi umum terpadu. Terintegrasi dalam hal harga tiket dan manajemen,” ujarnya.

Anies mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan layanan transportasi yang sudah ada sehingga kenyamanan warga terjamin. Ia menambahkan, pembangunan sistem transportasi umum yang andal dan berkelanjutan merupakan prioritas pemprov DKI dalam 4 tahun terakhir.

“Kita akan memastikan masyarakat yang bisa berpindah secara mulus diantara dua transportasi Kita menciptakan hub, titik penghubung antara mikro bus, MRT, bus besar, KRL,” ucapnya.

Selain itu, Anies memaparkan sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov DKI guna mengintegrasikan transportasi umum. Anies menargetkan penyediaan transportasi umum tiap 500 meter bagi warga. Selain itu, Anies mengatakan semua aspek akan dikaji, dari integrasi rute hingga tiket.

“Memastikan semua orang dapat mengakses transportasi umum dalam jarak 500 meter di mana pun mereka berada,” ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan 60 persen warga bepergian menggunakan kendaraan umum tahun 2030. Ia juga mengatakan, pihaknya menargetkan untuk mengubah seluruh bus kota di Jakarta menjadi bus listrik pada 2030.

“Ubah semua bus kota menjadi bus listrik 2030 kami sekarang memiliki 30 bus dalam uji coba,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus membangun infrastruktur yang mendukung kegiatan bersepeda di Ibu Kota. Ia menambahkan, di tahun depan akan ada tambahan 101 KM jalur sepeda.

Baca Juga : Anies: JIS Dibiayai Uang Pajak Warga Jakarta, Bukan Hadiah Perusahaan

“Memperluas jalur khusus sepeda hingga 500 km pada tahun 2030 sekarang kami punya 63 km, kami akan memiliki 101 km lagi di tahun depan,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement