Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Covid-19, Alun-Alun Lembang Ditutup saat Malam Tahun Baru

Adi Haryanto , Jurnalis-Kamis, 16 Desember 2021 |02:30 WIB
Cegah Covid-19, Alun-Alun Lembang Ditutup saat Malam Tahun Baru
Alun-alun Lembang (Foto: Adi Haryanto)
A
A
A

BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal menutup kawasan Alun-alun Lembang dan Alun-alun Cililin saat pergantian Tahun Baru 2022 nanti. Hal itu untuk mencegah kerumunan dan pesta kembang api oleh masyarakat.

"Untuk Tahun Baru nanti, Alun-alun Lembang dan Cililin ditutup sementara. Jadi tidak ada perayaan di sana, untuk menghindari penyebaran Covid-19," kata Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabuddin, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga:  10 Akses Jalan di Kota Bandung Bakal Ditutup saat Malam Tahun Baru, Berikut Daftarnya

Asep menyebutkan, penutupan Alun-alun Lembang dan Alun-alun Cililin tersebut bakal dilakukan mulai 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 mendatang. Untuk itu, masyarakat agar bisa memaklumi karena meski PPKM Level 3 dibatalkan, tapi kondisinya saat ini masih pandemi Covid-19.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya setiap malam pergantian tahun, dua alun-alun tersebut kerap digunakan oleh masyarakat untuk merayakan tahun baru. Kawasan Lembang biasanya diserbu oleh warga Bandung dan sekitarnya, sementara Alun-alun Cililin jadi pusat berkumpulnya warga dari selatan KBB.

Menurutnya, selain alun-alun semua tempat yang bersifat ruang publik di KBB juga tidak akan diizinkan untuk buka merayakan malam pergantian Tahun Baru. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan monitoring agar tidak ada warga berkerumun merayakan malam tahun baru.

"Kalau pas monitoring ada ditemukan warga berkumpul merayakan tahun baru akan kami bubarkan," tegasnya.

Baca Juga:  Periode Natal dan Tahun Baru 2022 Berpotensi Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19, Jika...

Pihaknya akan menempatkan personel khusus, baik di alun-alun maupun di tempat keramaian yang lainnya. Sehingga dengan cara seperti itu, petugas bisa mencegah adanya kerumunan. Termasuk pengawasan di tempat-tempat wisata saat libur Natal dan Tahun Baru yang berpotensi terjadi peningkatan pengunjung.

"Tempat wisata juga jadi perhatian, jangan sampai mereka lalai dan tidak menerapkan prokes serta pembatasan kapasitas kunjungan," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement