Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Omicron Masuk Indonesia, Petugas Wisma Atlet Tidak Boleh Pulang

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Jum'at, 17 Desember 2021 |13:20 WIB
Omicron Masuk Indonesia, Petugas Wisma Atlet Tidak Boleh Pulang
Wisma Atlet (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kapuskes TNI, Mayjen TNI Budiman mengtakan saat ini seluruh tower Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC-19) Wisma Atlet Kemayoran dipersiapkan untuk lockdown total karena ditemukannya virus Covid-19 varian omicron.

Seluruh pasien positif Covid-19, petugas, hingga pelaku perjalanan dari luar negeri yang sedang menjalani proses karantina tidak diperbolehkan pulang selama kurun waktu yang ditetapkan.

"Untuk melakukan lockdown itu tidak boleh ada orang keluar masuk, kalaupun ada yang keluar masuk itu orang yang menggunakan hazmat, misalkan dokter spesialis. Baju hazmat level 3, yang seperti astronot. Setelah mau pulang akan di disinfektan, mandi, ganti baju, baru boleh keluar. Untuk rekan-rekan (petugas) yang tinggal di RSDC tidak boleh keluar," ujar Budiman, Jumat (17/12/2021).

Ia mengungkapkan, Puskes TNI terus bekerja sama dengan Kodam Jaya dan stakeholder terkait dalam menyiapkan sarana prasarana di RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran untuk menghadapi varian baru virus Covid-19 Omicron.

"Kita sedang persiapan lockdown total. Mulai dari lobby disini, kita sedang ada penyekatan. Ada mobile kompi dari Zeni, kita sudah koordinasi dengan Pangdam Jaya untuk ditempatkan mobil tersebut. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 apapun variannya tetap bisa masuk RSDC Wisma Atlet Kemayoran," jelas Budiman.

Baca Juga: Wisma Atlet Lockdown 7 Hari karena Omicron, Rusun Nagrak Disiapkan untuk Karantina

Ia kemudian memberikan penjelasan terkait peruntukan setiap tower yang ada di RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta saat ini.

"Tower 1 diisi oleh personel untuk pengamanan, logistik yang dikelola oleh Kodam Jaya. Di Tower 2 untuk Manajerial RSDC wisma atlet nakes perempuan. Tower 3 SDM RSDC yang laki-laki. Tower 5 dan 6 untuk pasien. Ada rawat mandiri, ada intermediate care, ada yang ICU. Tower 4 saat ini diiisi oleh para pelaku perjalanan luar negeri karantina selama 10 hari," ucap Budiman.

Budiman memastikan jumlah personel yang ada sudah cukup banyak di Wisma Atlet Kemayoran. Apabila jumlah saya tampung RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran penuh, maka akan diarahkan ke Wisma Atlet di Pademangan, Pasar Rumput, Nagrak, maupun hotel-hotel yang sudah ditunjuk Satgas Covid-19.

"Tower 7 sebenarnya untuk lantai dua dan 3 adalah ICU yang dipersiapkan dengan fasilitas oksigen dan lengkap. Untuk lantai 4 dan seterusnya diisi para pelaku perjalanan luar negeri sebagai tempat karantina. Setelah itu semua penuh, maka seluruh kompleks RSDC Wisma Atlet Kemayoran di lock down. Saat ini kita di lock down di tower 2, 3, 5, 6, dan 1 ke belakang," pungkas Budiman.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement