Share

WHO: Varian Omicron Akan Dorong RS ke Jurang

Susi Susanti, Okezone · Rabu 22 Desember 2021 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 18 2520709 who-varian-omicron-akan-dorong-rs-ke-jurang-4YZPWtewsu.jpg Kasus Omicron melonjak di Eropa, RS dikhawatirkan kewalahan (Foto: Reuters)

EROPA - Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Eropa Hans Kluge telah memperingatkan lonjakan kasus Omicron akan mendorong sistem kesehatan Eropa ke jurang.

Kluge mengatakan "badai lain" akan datang dan pemerintah harus bersiap untuk peningkatan kasus yang signifikan.

Peringatan ini datang ketika beberapa negara memberlakukan kembali pembatasan jarak sosial. Jerman mengumumkan aturan baru pasca-Natal termasuk batasan pesta.

WHO mencatat varian ini telah terdeteksi di setidaknya 38 dari 53 negara di kawasan Eropa WHO - yang meliputi Rusia dan Turki - dan dominan di beberapa negara.

"Kita bisa melihat badai lain datang. Dalam beberapa minggu, Omicron akan mendominasi di lebih banyak negara di kawasan itu, mendorong sistem kesehatan yang sudah membentang lebih jauh ke jurang," kata Kluge, dikutip oleh Reuters.

Baca juga: WHO Eropa Jadi Episentrum Pandemi Covid-19

"Volume infeksi baru Covid-19 dapat menyebabkan lebih banyak rawat inap dan gangguan yang meluas pada sistem kesehatan dan layanan penting lainnya,” lanjutnya.

"Pemerintah dan pihak berwenang perlu mempersiapkan sistem respons kami untuk lonjakan yang signifikan,” ujarnya.

Baca juga: WHO Kasus Baru Covid-19 Melonjak di Eropa

Omicron pertama kali diidentifikasi di Afrika selatan bulan lalu tetapi sekarang telah menyebar ke seluruh dunia.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

WHO di Eropa juga memperingatkan bahwa unit perawatan intensif sudah memiliki hunian tinggi, sehingga lonjakan besar dalam kasus dapat membebani sistem kesehatan. Karena ituu, WHO merekomendasikan langkah-langkah jarak sosial yang lebih ketat.

Sementara itu Portugal mengumumkan pada Selasa (21/12) bahwa klub malam dan bar harus ditutup, dan mewajibkan bekerja dari rumah mulai 26 Desember hingga 9 Januari. Pertemuan di luar ruangan akan dibatasi hingga 10 orang.

Di Swedia, bar, kafe, dan restoran hanya akan dapat melayani tamu yang duduk mulai Rabu, dan semua karyawan telah diminta untuk bekerja dari rumah.

Menteri Kesehatan Lena Hallengren mengatakan dia memperkirakan kasus Omicron akan meningkat dan memperingatkan "beban pada sistem perawatan kesehatan meningkat."

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa klub malam akan ditutup dan pertemuan pribadi dibatasi untuk 10 orang mulai 28 Desember. Pertandingan sepak bola mulai tanggal itu juga akan dimainkan secara tertutup.

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson telah mengesampingkan pembatasan baru untuk Inggris sebelum Natal, tetapi Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara semuanya telah mengumumkan pembatasan pada pergaulan sosial.

Di Belanda, pemerintah mengumumkan penguncian ketat pada Senin (20/12), tetapi koresponden BBC Eropa Nick Beake mengatakan para pemimpin Eropa lainnya ingin menunda kontrol yang lebih ketat sampai setelah periode perayaan jika memungkinkan.

Menurut angka Uni Eropa (UE) terbaru, Eropa telah mencatat lebih dari 89 juta kasus dan 1,5 juta kematian terkait Covid-19.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini