3. Sujatin Kartowijono
Tokoh perempuan lain yang berada di balik perhelatan Kongres Perempuan adalah Sujatin Kartowijono. Wanita kelahiran Wates, 9 Mei 1907 ini mendirikan perkumpulan guru wanita bernama Poetri Indonesia. Ia juga didapuk sebagai ketuanya. Melihat kesukesan Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda, ia beserta rekan-rekannya tergerak untuk melakukan hal serupa, namun bagi perempuan. Terbentuklah panitia Kongres Perempuan Indonesia I, yang terdiri dari Nyi Hajar Dewantara, Nyonya Sukanto, dan Sujatin.
Sejak kecil, Sujatin memang dikenal sebagai anak yang aktif dan cerdas. Hal itu bisa dilihat dari nilai-nilai rapornya yang selalu baik saat bersekolah di HIS Karanganyar. Meskipun demikian, ia mengakui tidak terlalu betah belajar di sekolah Belanda itu. Sebab, lingkungan di dalamnya terlalu resmi dan kaku. Beranjak remaja, Sujatin semakin aktif di organisasi terutama Jong Java bagian putri. Dirinya juga sangat gemar membaca buku, salah satunya adalah buku R.A Kartini berjudul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’.