Kekecewaan hadirin yang gagal “melihat” tuyul ini digambarkan jelas oleh Umar. “Mengharapkan Dr. Ong Hok Ham, seorang sejarawan, membuktikan adanya tuyul? Tampak wajah kecewa tercermin pada masyarakat yang hadir,” tulis dia.
Salah satu hadirin yang memilih pulang di tengah-tengah seminar, Amen Budiman, menuturkan seminar tuyul juga ramai ditonton aneka makhluk gaib dari Semarang seperti wewegombel dan tuyul itu sendiri. Namun, hanya para “ahli” saja yang bisa melihatnya.
Tak hanya itu, setelah seminar rampung, para peserta diajak berziarah ke Bero, Desa Palar, Trucuk, Klaten, untuk menyaksikan pohon ketos yang disebut-sebut sebagai kerajaan tuyul.
Namun, banyaknya pengunjung yang diprediksi datang membuat otoritas setempat membatalkan kunjungan itu.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.