Edwin mengatakan, penguatan sistem digital diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan stakeholders JKN-KIS yang bervariasi. Berbagai masukan dari pihak luar pun sangat diperlukan, terlebih sistem informasi di BPJS Kesehatan sangat kompleks.
Oleh karena itu, ia juga menggelar kompetisi Hackathon bagi praktisi IT, developer, data scientist, hingga masyarakat umum untuk menghadirkan ide baru bagi pengembangan sistem teknologi informasi BPJS Kesehatan.
“Terima kasih atas penghargaan yang luar biasa dari ItWorks. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya untuk melayani peserta dan seluruh stakeholders JKN-KIS sebaik-baiknya,” ucapnya.
(CM)
(Karina Asta Widara )