Share

Polisi Tangkap Pembuat Laporan Palsu Korban Klitih, Mengaku Lengannya Disayat

Antara, · Rabu 29 Desember 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 340 2524420 polisi-tangkap-pembuat-laporan-palsu-korban-klitih-mengaku-lengannya-disayat-EPSNvIBXV7.jpg Konferensi pers Polres Bantul. (Foto: Antara)

BANTUL - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bantul menangkap pelaku pembuat laporan palsu terkait kejahatan jalanan atau klitih di daerah ini.

"Kalau biasanya kami mengamankan pelaku kejahatan jalanan, tapi hari ini kami rilis kasus pengungkapan orang yang membuat laporan palsu terkait dengan kejahatan jalanan," kata Kepala Kepolisian Resor (Polres) Bantul AKBP Ihsan saat konferensi pers pengungkapan kasus itu di Polres Bantul, Rabu (29/12/2021).

Pelaku bernisial HEH (23), asal Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Pelaku ditangkap polisi setelah melaporkan adanya tindakan kejahatan jalanan terhadapnya yang ternyata laporan palsu pada 28 Desember 2021.

Dari hasil pemeriksaan, kata Kapolres, pelaku membuat laporan palsu seolah-olah menjadi korban kejahatan jalanan karena memanfaatkan situasi di wilayah Yogyakarta, termasuk Bantul yang akhir-akhir ini viral di media sosial bahwa Yogyakarta sedang tidak aman dari klitih.

"Jadi motif bersangkutan karena pingin viral di medsos dan beberapa hari ini pemberitaan terkait kejahatan jalanan yang disebut klitih, memang viral sampai ada tagar di Yogyakarta, ini dimanfaatkan pelaku untuk berita bohong dan membuat laporan palsu ke polisi," katanya.

Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya anggota polisi di wilayah Polsek Kasihan Bantul yang menerima laporan masyarakat bahwa pelapor menjadi korban kejahatan jalanan atau klitih di wilayah Bibis, Kasihan.

Baca juga:ย Hendak Lukai Korbannya, 2 Pelaku Klitih Ditangkap Warga

Dari laporan tersebut kemudian dilakukan olah TKP dengan mencari keterangan saksi-saksi di lokasi. Namun hasil pemeriksaan CCTV dan saksi-saksi didapatkan bahwa kejadian yang dilaporkan bersangkutan tidak pernah terjadi.

"Ternyata laporan ini palsu, bohong dan setelah kita sampaikan fakta-fakta penyelidikan, kami perlihatkan hasil pemeriksaan CCTV yang bersangkutan mengakui bahwa laporan itu palsu, jadi tidak pernah ada kejahatan jalanan di TKP tersebut," katanya.

Dengan demikian, kata dia, luka sayat pada lengan yang dialami pelapor adalah luka sayat sendiri menggunakan pisau "cutter" yang dibeli di sebuah minimarket. Pelapor mengakui bahwa keterangan dalam laporan tersebut palsu.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

"Kami tegas, karena ini bisa mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), apalagi yang bersangkutan berniat memviralkan kejadian ini, sehingga akan semakin menambah kesan bahwa Yogyakarta tidak aman sehingga ini adalah hoaks," katanya.

โ€œPelaku bakal dikenai Pasal 220 KUHP dengan ancaman pidana satu tahun empat bulan dan bersangkutan sudah dijadikan tersangka, dengan TKP di daerah Bibis, Kasihan,โ€ ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini