Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Malam Tahun Baru 2022, Banyak Negara Batalkan Acara Perayaan

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 01 Januari 2022 |12:31 WIB
Malam Tahun Baru 2022, Banyak Negara Batalkan Acara Perayaan
Perayaan Tahun Baru 2022 (Foto: AP)
A
A
A

2. Atlanta

Menurut cuitan dari Underground Atlanta.Ibu kota Georgia membatalkan acara Malam Tahun Baru ‘Peach Drop’ di Underground Atlanta karena meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

"Meskipun kami sedih melewatkan pesta dan pertunjukan musik tahun ini, kami sangat bersemangat untuk membawa Peach Drop kembali tahun depan dan lebih baik dari sebelumnya. Tetap sehat semuanya!," tulis tweet itu.

3. Berlin

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengumumkan pada Selasa (21/12), Jerman memberlakukan pembatasan kontak yang ketat untuk mengekang penyebaran Covid mulai 28 Desember dan melarang pertemuan Malam Tahun Baru,

Itu berarti tidak ada pesta kembang api besar di Berlin, ibu kota, atau di tempat pertemuan besar lainnya seperti Munich dan Frankfurt.

Mulai 28 Desember, maksimal 10 orang akan diizinkan untuk bertemu dalam kelompok, terlepas dari apakah mereka divaksinasi atau pulih, kata Scholz. Anak-anak berusia 13 tahun ke bawah dibebaskan dari pembatasan kontak baru.

4. Edinburgh

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon pada Selasa (21/12) mengatakan perayaan Malam Tahun Baru di Skotlandia akan dibatalkan.

Dalam sebuah pernyataan, Sturgeon menjelaskan perincian untuk pembatasan pasca-Natal pada acara besar untuk menumpulkan penyebaran Omicron.

Sturgeon mengatakan langkah itu "sayangnya juga berarti bahwa perayaan Hogmanay skala besar -- termasuk yang direncanakan di sini di ibu kota kami -- tidak akan dilanjutkan. Saya tahu betapa mengecewakannya hal ini bagi mereka yang menantikan acara ini."

5. London

Walikota London Sadiq Khan men-tweet pada Senin (20/12) jika acara Malam Tahun Baru yang direncanakan di London telah dibatalkan karena masalah Covid-19.

"Karena lonjakan kasus Covid, kami telah mengambil keputusan sulit untuk membatalkan acara NYE kami di Trafalgar Square," kata tweet dari akun terverifikasi Khan.

"Keamanan semua warga London harus didahulukan,” lanjutnya.

Sebuah pernyataan yang dilampirkan pada tweet tersebut mengatakan bahwa perayaan itu tadinya diperkirakan akan menjadi tuan rumah bagi 6.500 orang di Trafalgar Square.

Sebaliknya, Khan mengatakan sebuah program akan disiarkan pada tengah malam di BBC One.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement