JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari dua ribu warga Aceh Timur, Aceh, mengungsi akibat banjir di sejumlah kecamatan. Sebelumnya dua gampong (desa) dilaporkan masih terendam, lalu banjir susulan terjadi setelah hujan lebat kembali mengguyur kawasan tersebut.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, dari perkembangan pada Sabtu (1/1), pukul 09.00 WIB, banjir tersebut menyebabkan 2.751 atau 769 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Namun demikian, pantauan BPBD Kabupaten Aceh Timur menginformasikan genangan berangsur surut di beberapa titik pada 8 kecamatan,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2022).
Sebelumnya, dilaporkan tiga kecamatan terdampak pada Jumat (30/12/2021). Banjir sempat meluas karena curah hujan tinggi di kawasan kabupaten sehingga total 46 gampong atau desa di 8 kecamatan akhirnya terdampak banjir, di antaranya tersebar di Kecamatan Birem Bayeun, Indra Makmur, Sungai Raya, Idi Tunong, Rantau Selamat, Ranto Peureulak, Julok dan Nurussalam.
Baca Juga : Banjir Rendam 6.003 Rumah di Aceh Timur, 19 Ribu Jiwa Terdampak
Tercatat sebanyak 19.361 jiwa atau 6.274 KK terdampak kejadian tersebut. Selain itu banjir berdampak pada 6.274 unit rumah dan 1 lainnya rusak ringan.