Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berkat Peta, Anak Korban Penculikan 30 Tahun Lalu Bertemu Kembali dengan Ibunya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 02 Januari 2022 |16:01 WIB
Berkat Peta, Anak Korban Penculikan 30 Tahun Lalu Bertemu Kembali dengan Ibunya
Li Jingwei bertemu kembali dengan ibunya pada 1 Januari 2022 setelah terpisah selama 30 tahun. (Foto: Beijing News/Weibo)
A
A
A

"Ini adalah peta area rumah saya yang saya gambar berdasarkan ingatan," ujarnya, menunjukkan peta kasar sebuah desa.

Dalam peta tersebut, dia turut menggambar beberapa penanda yang dia yakini sebagai sekolah, hutan bambu, dan kolam kecil.

Penculikan anak, khususnya anak laki-laki, kerap terjadi di China karena bocah pria punya nilai yang tinggi dalam tatanan sosial masyarakat negara tersebut.

Banyak anak diculik sejak bayi atau balita untuk kemudian dijual ke keluarga lain. Pada 2015, diperkirakan sebanyak 20.000 anak diculik setiap tahun.

Pada 2021, terdapat beberapa kejadian pria-pria muda bertemu kembali dengan keluarga kandung mereka setelah belasan hingga puluhan tahun terpisah.

Pada Juli lalu, misalnya, Guo Gangtang bertemu kembali dengan putranya yang diculik 24 tahun lalu.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement