Share

Pasutri Lansia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dihabisi dengan Kapak

Era Neizma Wedya, iNews · Minggu 02 Januari 2022 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 02 340 2526287 pasutri-lansia-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-diduga-dihabisi-dengan-kapak-7PIiiyIRqu.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

PALI - Marsidi (80) dan istrinya Sumini (65) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Peristiwa ini sempat membuat gempar warga yang tinggal di dekat rumah korban, Minggu (2/1/22).

Informasi yang diperoleh dari Ahmad salah satu warga setempat mengatakan bahwa kedua korban tinggal bertiga bersama cucunya, namun saat kejadian, cucu korban tengah menunggu durian di kebun.

Dikatakan Akhmad, kedua korban pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Lamsah, yang saat itu ke rumah korban, dan saat masuk ke dalam rumah Lamsah melihat kedua orangtuanya sudah terkapar bersimbah darah dengan luka bekas senjata tajam. Kemudian saksi berteriak meminta tolong warga. Dan warga lainnya melaporkan kejadian itu aparat kepolisian.

"Saat kejadian, di rumah itu hanya dua korban itu. Keduanya sudah lanjut usia, nah anak korban datang ke rumah melihat kedua orangtuanya sudah bersimbah darah langsung berteriak minta tolong,” katanya.

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Arzuan yang datang langsung ke TKP menyatakan bahwa diduga kedua Lansia itu korban tindak pidana pencurian dengan pembunuhan.

Begitu mendapatkan laporan dari warga, kami langsung mendatangi TKP, dan dugaan sementara ini kejadian diperkirakan antara pukul 02.00 WIB sampai 05.00 WIB. Luka korban diduga akibat senjata tajam berupa kapak yang mengenai tubuh korban Marsidi dibagian wajah dan dada, sementara korban Sumini ada luka dibagian belakang telinga.

β€œTidak jauh TKP kita menemukan barang bukti kapak yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi kedua korban,” kata Kapolsek Talang Ubi.

Dijelaskan Alpian, kedua korban pertama kali ditemukan oleh Alamsyah (anak korban) yang datang kerumah korban pagi-pagi untuk mengantar sarapan.

"Anak korban mengetuk pintu depan, tapi tidak ada jawaban, lalu anak korban melihat pintu belakang keadaan terbuka lalu masuk ke dalam rumah. Namun anak korban terkejut karena melihat kedua korban dalam keadaan tergeletak berdua di tutupi kasur dengan penuh luka," jelasnya.

Kini kedua korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi untuk dilakukan visum.

"Untuk saat ini kita telah lakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Semoga saja, pelakunya segera bisa bisa kita tangkap agar kasus ini terungkap," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini