Share

Polisi Bubarkan Pesta Seks saat Malam Tahun Baru , Dihadiri 50 hingga 70 Orang

Susi Susanti, Okezone · Senin 03 Januari 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 18 2526861 polisi-bubarkan-pesta-seks-saat-malam-tahun-baru-dihadiri-50-hingga-70-orang-3lLQjmbeUp.jpg Polisi bubarkan pesta seks saat malam tahun baru (Foto: EPA)

BARCELONAPolisi membubarkan pesta seks yang dihadiri 50 orang hingga 70 orang saat malam tahun baru di dekat Barcelona, Spanyol.

Menurut surat kabar El Mundo, polisi diberitahu tentang pesta seks yang sangat besar setelah dua peserta secara tidak sengaja mengetuk pintu tetangga.

Pesta ini digelar di LIica d'Amunt, dekat ibukota Catalonia. Sekitar 50 hingga 70 orang diidentifikasi dan sekarang menghadapi ancaman denda.

Polisi menangkap mereka saat sedang berpesta di kamar lantai atas sebuah rumah. Pesta seks yang dihelat orang Amerika Serikat (AS) itu juga menyewa pekerja seks sebagai bagian dari perayaan mereka untuk menyambut tahun baru.

Sementara itu, pemilik rumah diperkirakan menyadari sifat pertemuan yang terjadi.

Di bawah pembatasan Spanyol yang berlaku pada malam tahun baru, hanya kelompok hingga 10 orang yang diizinkan untuk bertemu di dalam ruangan. Ada juga jam malam antara jam 01.00 hingga 06.00 waktu setempat.

Baca juga: Ibu Ini Dituduh Gelar Pesta Seks untuk Anaknya 15 Tahun, Bagikan Kondom hingga Miras

Pesta seks ini digelar ketika varian Omicron dari Covid-19 menyapu seluruh Eropa dengan rekor jumlah kasus yang dilaporkan di banyak negara termasuk Inggris.

Namun, ini bukanlah pesta seks pertama yang dibubarkan di Spanyol. Pada Februari tahun lalu, polisi menggerebek sebuah rumah bordil untuk menemukan 19 orang Prancis yang telah melintasi perbatasan demi menggelar pesta seks.

 Baca juga: Pasien Terekam Pesta Seks, Berkelahi dan Konsumsi Narkoba, RS Darurat Covid-19 Digerebek Aparat

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Mereka termasuk di antara 39 penumpang dan 21 pekerja seks di sebuah hotel hanya 20 mil di seberang perbatasan Prancis di Capmany.

Tidak ada penangkapan yang dilakukan tetapi orang-orang itu diidentifikasi dan diperingatkan bahwa denda berat akan dikirim ke alamat rumah mereka.

Para wanita juga diinterogasi sehubungan dengan penyelidikan perdagangan manusia. Hotel tersebut memiliki izin untuk menyewa kamar per jam, tetapi polisi mengatakan operasi penggerebekan itu dilakukan setelah mereka mengetahui bahwa hotel itu dipesan secara diam-diam agar tidak menarik perhatian.

Pisau dan obat-obatan juga ditemukan dalam penggerebekan tersebut. Pada minggu yang sama, polisi Prancis membubarkan pesta seks 100 orang di Paris karena melanggar pembatasan Covid-19.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini