Ia juga menegaskan bahwa kejahatan perdagangan manusia lintas negara selalu bekerja dengan jaringan, di negara asal dan tujuan. Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja sama dengan otoritas Malaysia.
Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt menyebutkan delapan jenazah itu telah teridentifikasi.
"Repatriasi korban pada hari ini berjumlah delapan korban yang telah terindetifikasi. Meski demikian, kami bersama Tim DVI dari Mabes Polri untuk memastikan kembali sebelum korban dibawa kembali ke Indonesia," kata Kombes Harry Goldenhardt.
(Awaludin)