Share

Paus Kritik Pasangan yang Pilih Piara Hewan Ketimbang Miliki Anak, Disebut Egois

Agregasi VOA, · Kamis 06 Januari 2022 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 18 2528185 paus-kritik-pasangan-yang-pilih-piara-hewan-ketimbang-miliki-anak-disebut-egois-RsECIeFl3u.jpg Paus Fransiskus (Foto: Reuters)

VATIKAN - Paus Fransiskus melontarkan kritik yang berisiko memancing amarah para pemilik kucing dan anjing pada Rabu (5/1). Paus menyebut orang-orang yang lebih memilih hewan peliharaan ketimbang memiliki anak menunjukkan “keegoisan tertentu.”

Dalam khotbahnya mengenai peran orang tua dalam sebuah audiensi umum di Vatikan, Paus menyesalkan ketika hewan peliharaan “terkadang menggantikan posisi anak” dalam masyarakat.

“Hari ini kita melihat suatu bentuk keegoisan,” ungkapnya.

“Kita melihat beberapa orang tidak ingin punya anak,” lanjutnya.

Baca juga:  Singgung Turunnya Angka Kelahiran di Italia, Paus Fransiskus Ini Tragedi!

“Terkadang mereka punya satu anak, dan ya sudah. Tapi mereka punya anjing-anjing dan kucing-kucing yang menggantikan posisi anak. Ini mungkin membuat orang tertawa, tetapi ini adalah kenyataan,” ujarnya.

Pemimpin 1,3 miliar umat Katolik dunia itu menyebut praktik itu sebagai bentuk penyangkalan terhadap peran sebagai ayah dan ibu, serta merendahkan serta menghilangkan kemanusiaan kita.

 Baca juga: Paus Rayakan Misa Malam Natal, Berpesan Kesederhanaan Yesus dan Fokus pada Kaum Miskin

“Oleh karenanya, peradaban tumbuh semakin tua tanpa kemanusiaan, karena kita kehilangan kekayaan peran ayah dan ibu, dan negaralah yang menanggung akibatnya,” tambahnya di Aula Paulus VI.

Pada Rabu (5/1), sambil mengajak para pasangan yang tidak dapat memiliki anak kandung untuk mempertimbangkan proses adopsi, ia mendesak para calon orang tua “agar tidak takut” memulai peran sebagai orang tua.

“Memiliki anak selalu berisiko, tetapi ada risiko lebih besar jika tidak memiliki anak, dalam menyangkal peran sebagai ayah,” ungkapnya.

Paus asal Argentina itu sebelumnya pernah mencela fenomena “musim dingin demografis”, istilah untuk menyebut jatuhnya tingkat kelahiran di negara-negara maju.

Awal tahun ini, ia mengritisi masyarakat modern, di mana banyak yang lebih mementingkan karir dan mencari uang daripada keluarga. Ia menyebut mentalitas itu sebagai “kematian bagi kehidupan bermasyarakat”.

Pada 2014, Paus mengatakan kepada harian Il Messaggero bahwa lebih memilih punya hewan peliharaan ketimbang mempunyai anak merupakan “fenomena degradasi budaya lainnya”, dan bahwa hubungan emosional dengan hewan peliharaan “lebih sederhana” dari pada hubungan yang “kompleks” antara orang tua dengan anak.

Sebelumnya Paus pernah difoto membelai anjing, membiarkan bayi domba digendong di bahunya selama Epiphany pada 2014, dan bahkan membelai harimau dan bayi macan kumbang.

Meski pendahulunya, Benediktus XVI, adalah pecinta kucing, Paus diketahui tidak memiliki hewan peliharaan di kediamannya di Vatikan.

Sementara itu, Organisasi Internasional Italia untuk Perlindungan Hewan (OIPA) memberikan komentar terkait pernyataan Pau situ.

“Aneh untuk berpikir bahwa Paus menganggap cinta dalam hidup kita terbatas secara kuantitatif” sambil menyebutkan berbagai pengorbanan para relawan yang menyelamatkan nyawa hewan-hewan,” terang Presiden OIPA Massimo Comparotto, dalam sebuah pernyataan.

“Jelas bagi Fransiskus, hidup hewan tidak sepenting hidup manusia. Tetapi mereka, yang merasa bahwa kehidupan itu sakral, mencintai kehidupan lintas spesies,” lanjutnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini