Ketika Sekretaris Pribadi Utama Hoon kala itu, Peter Watkins, menelepon Jonathan Powell di Downing St dan menanyakan apa yang harus dia lakukan sekarang dengan dokumen itu, dia diberi tahu dengan tegas bahwa dia harus 'membakarnya'.
Namun, Hoon mengatakan dia dan Watkins menentang perintah itu dan memutuskan untuk menyimpan memo itu di brankas di Kementerian Pertahanan. Dia mencatat bahwa dokumen itu "mungkin masih ada."
Sementara Blair belum berkomentar, Powell telah membantah memerintahkan Hoon untuk membakar memo itu. Powell berkilah jika atas permintaan Goldsmith, dia telah meminta Hoon untuk "menghancurkan" dokumen lainnya terkait legalitas invasi yang telah dikirim beberapa bulan sebelumnya.
Dugaan ini datang ketika lebih dari 750.000 orang telah menandatangani petisi online untuk mencabut gelar ksatria Blair. Aktivis anti-perang telah lama menuduh Blair melakukan kejahatan perang karena mengirim pasukan Inggris ke Irak dan Afghanistan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.