2. Prasasti Boom Baru
Prasasti Boom Baru ditemukan di daerah Palembang, tepatnya di sekitar Pelabuhan Boom Baru, ditulis dengan huruf Pallawa. Prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya ini berisi tentang kutukan dari raja Sriwijaya.
Berikut penggalan isi kutukan dalam Prasasti Boom Baru: "...(apabila) ia tidak bakti dan tunduk (bertindak lemah lembut) kepadaku (raja) dengan ... dibunuh ia oleh sumpah dan di(suruh) supaya hancur oleh ... (Śrīwijaya)".
Baca juga: 5 Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Berisi Kutukan Mengerikan
3. Prasasti Kota Kapur
Prasasti Kota Kapur ditemukan di Kota Kapur, Bangka Belitung, dan diperkirakan ditulis pada 656 Masehi.
Prasasti Kota Kapur berisikan permintaan kepada Dewa untuk menjaga persatuan dan kesatuan Kerajaan Sriwijaya. Tidak hanya itu, prasasti ini juga berisikan hukuman bagi orang yang melakukan kejahatan dan melakukan pengkhianatan terhadap raja.
Baca juga: Prasasti Raja Nabonidus Kekaisaran Babilonia Berusia 2.550 Tahun Ditemukan di Arab Saudi
4. Prasasti Karang Berahi
Prasasti Karang Berahi, ditemukan di Jambi, tepatnya di Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin. Prasasti Karang Berahi ditulis dengan huruf Pallawa dan bahasa Melayu Kuno, berisii kutukan bagi wilayah yang tidak tunduk terhadap Kerajaan Sriwijaya.