JAKARTA - Pasca terjaringnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menimpa Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meresponnya sebagai peringatan. Dia merespon ini sebagai percontohan untuk dirinya dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) supaya berhati-hati.
"(Saya) harus hati-hati pada diri saya, dan teman-teman pejabat ASN," kata Tjahjo kepada MNC Portal pada Rabu (5/1/2022).
Baca juga: Hari Ini, KPK Tentukan Status Hukum Wali Kota Bekasi yang Terjaring OTT
Tjahjo merujuk skor indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) Nasional yang menyentuh 72,4%. Hasil survei yang melibatkan Kemenpan RB dan KPK tersebut, bagi Tjahjo, membuktikan bahwa OTT Wali Kota Bekasi sebagai suatu keprihatinan.
"Jadi wajar dan memungkinkan ada OTT tiap hari. Ini yang bikin saya prihatin," sambungnya.
Baca juga: Tiba di KPK Usai Terjerat OTT, Wali Kota Bekasi Bungkam