Share

Lecehkan Penumpangnya yang Masih di Bawah Umur, Sopir Travel Ditangkap

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 07 Januari 2022 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 340 2528541 lecehkan-penumpangnya-yang-masih-di-bawah-umur-sopir-travel-ditangkap-t0ndUdeUEX.jpg Sopir travel ditangkap karena lecehkan penumpangnya. (Ist)

 PRABUMULIH - Tim Satrekrim Polres Prabumulih menangkap seorang sopir travel bernama Ahmad Dovi Setia Budi (24). Ia ditangkap karena telah melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang travel yang masih di bawah umur.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, melalui Kasat Reskrim AKP Jailili, pada Kamis (6/1/2022), membenarkan penangkapan terhadap tersangka. Tersangka diketahui warga Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih. Sementara korban berinisial MC (16), warga Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Kejadian bermula pada Selasa, 16 November 2021 sekitar pukul 10.15 WIB. Sebelum kejadian korban sedang berada di RM Pagi Sore Palembang dengan tujuan pulang ke Kecamatan Indralaya.

Kemudian korban naik trevel yang dikemudikan tersangka. Akan tetapi, bukannya diantarkan ke tempat tujuan, tersangka malahan melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap korban saat dalam perjalanan Palembang sampai Prabumulih. Tersangka mengancam dan kemudian melakukan pelecehan dengan cara meremas dan mencium payudara korban.

Baca Juga : Selama 2021, Polres Bekasi Kota Terima 83 Kasus Pelecehan Seksual di Bawah Umur

“Karena korban melakukan perlawanan, tersangka memukul kepala korban dan menurunkan korban di kota Prabumulih tepatnya di Jalan Lingkar Tugu Nanas dengan mengalami luka di bagian kepala akibat di pukul oleh tersangka,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, orang tua korban melapor ke Polres Prabumulih. Berdasarkan hasil penyelidikan dari Tim Gurita Polres Prabumulih yang dipimpin langsung Kanit Pidum Polres Prabumulih Ipda Dohan Yoanda Prima mendapatkan informasi keberadaan tersangka. Hingga tersangka berhasil diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 80 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana kurungan maximal 3 tahun 6 bulan,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini