Paus juga mendesak umat untuk menembus “hambatan kebiasaan, menembus konsumerisme dangkal, menembus iman yang menjemukan dan suram, mengatasi rasa takut untuk terlibat dan melayani orang lain dan kebaikan bersama.”
Paus Fransiskus mengatakan Gereja Katolik juga bisa belajar dari orang Majus, dengan mengatakan bahwa itu membutuhkan “keinginan dan semangat yang mendalam yang harus menjiwai perjalanan hidup dan iman kita.”
Baca juga: Singgung Turunnya Angka Kelahiran di Italia, Paus Fransiskus: Ini Tragedi!
Paus tampaknya mengarahkan komentarnya secara khusus kepada anggota Gereja yang lebih konservatif yang menolak keras keputusannya untuk membatasi Misa Latin tradisional, dengan mengatakan bahwa liturgi tidak bisa terjebak dalam "bahasa mati".
Paus mengakhiri pesannya dengan mencatat kembalinya orang Majus "dengan cara lain”. Paus menambahkan jika mereka juga menantang kita semua untuk menempuh jalan baru, untuk terbuka terhadap "kreativitas jiwa."
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.