Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

WHO: Varian Omicron Mematikan Tidak Boleh Disebut Ringan

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 07 Januari 2022 |13:59 WIB
WHO: Varian Omicron Mematikan Tidak Boleh Disebut Ringan
WHO peringatkan varian Omicron mematikan, jangan disebut lebih ringan (Foto: AFP)
A
A
A

NEW YORK - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan agar tidak menyebut varian Omicron sebagai varian ringan, karena virus itu telah membunuh manusia di seluruh dunia.

Studi terbaru menunjukkan bahwa Omicron cenderung membuat orang sakit parah daripada varian Covid sebelumnya.

Kepala WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan rekor jumlah orang yang tertular telah membuat sistem kesehatan di bawah tekanan berat.

Badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini mengatakan jumlah kasus global telah meningkat sebesar 71% pada minggu lalu, dan di AS sebesar 100%. WHO mencatat di antara kasus-kasus parah di seluruh dunia, 90% tidak divaksinasi.

"Meskipun Omicron tampaknya tidak terlalu parah dibandingkan dengan Delta, terutama pada mereka yang divaksinasi, itu tidak berarti harus dikategorikan sebagai ringan," kata Dr Tedros pada konferensi pers pada Kamis (6/1).

Baca juga: WHO: Banyak Bukti Varian Omicron Sebabkan Gejala Lebih Ringan

"Sama seperti varian sebelumnya, Omicron membuat orang dirawat di rumah sakit dan membunuh orang,” terangnya.,

"Faktanya, tsunami kasus sangat besar dan cepat, sehingga membanjiri sistem kesehatan di seluruh dunia,” lanjutnya.

Baca juga: Varian Omicron Menyebar Super Cepat, Ini 6 Negara yang Sudah Terjangkit

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement