Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penderita Omicron di Surabaya Mengalami Gejala Ringan

Antara , Jurnalis-Jum'at, 07 Januari 2022 |13:02 WIB
Penderita Omicron di Surabaya Mengalami Gejala Ringan
Foto: Antara/ Pemkot Surabaya
A
A
A

"Jika hasil pemeriksaan NAAT positif, maka harus dilanjutkan pemeriksaan SGTF di laboratorium yang mampu pemeriksaan SGTF dan secara pararel spesimen dikirim ke laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS) terdekat," kata Nanik.

Pasien yang diduga atau dikonfirmasi terinfeksi Omicron namun tidak mengalami gejala sakit, ia menjelaskan, dinyatakan sembuh atau selesai menjalani karantina setelah menjalani karantina sekurang-kurangnya 10 hari sejak pengambilan spesimen untuk pemeriksaan dan hasil pemeriksaan NAAT-nya negatif dalam dua kali pemeriksaan berturut-turut dengan selang waktu >24 jam.

"Pada kasus yang bergejala, isolasi dilakukan selama 10 hari sejak muncul gejala ditambah dengan sekurang-kurangnya tiga hari bebas gejala demam dan gangguan pernapasan serta hasil pemeriksaan NAAT negatif selama dua kali berturut-turut dengan selang waktu >24 jam," katanya.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement