Share

Biden Akan Sampaikan Pidato Kenegaraan pada 1 Maret

Agregasi VOA, · Sabtu 08 Januari 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 18 2529186 biden-akan-sampaikan-pidato-kenegaraan-pada-1-maret-f8t4NqbCRf.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto: AFP via VOA)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan menyampaikan pidato kenegaraan tahunan State of the Union (SOTU) pada 1 Maret mendatang. Gedung Putih mengatakan pada Jumat (7/1), hingga saat ini Fraksi Demokrat terus berjuang mengendalikan Covid-19 dengan agenda legislatifnya yang mengalami kemacetan di Kongres AS.

Pidato tahunan ini biasanya dilakukan pada akhir Januari atau awal Februari, namun mungkin karena varian Omicron, waktunya dimundurkan.

Pidato kepresidenan itu biasanya disampaikan di hadapan audiensi yang penuh sesak dari Kongres dan banyak tamu VIP lainnya.

Baca juga:  Biden dan Putin Akan Berbicara di Tengah Ketegangan Ukraina

Ketua DPR Nancy Pelosi menulis pada Jumat (7/1), secara resmi mengundang kepada Presiden AS untuk "berpidato di Sidang Gabungan Kongres" pada 1 Maret dan berbagi visinya untuk negara.

Wakil Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre mengatakan kepada para wartawan bahwa Biden telah menerima undangan tersebut.

Baca juga:  Biden Kena Prank di Acara Natal di Gedung Putih

SOTU yang tertunda itu memberi Biden waktu tambahan untuk menghadapi pandemi Covid-19 -- yang menciptakan permasalahan baru bagi ekonomi dan menambah tekanan pada sistem layanan kesehatan yang sudah terbebani -- juga membawa momentum baru untuk paket kebijakan dalam negeri pemerintahan yang penting.

Rencana Biden yang dikenal Build Back Better – mencakup lebih dari USD1 triliun pendanaan untuk layanan kesehatan pada anak, lansia, pendidikan, dan mitigasi perubahan iklim – mengalami kemandekan di Senat. Itu dikarenakan tentangan dari salah satu anggota partai Biden sendiri, Demokrat saat ini.

Presiden Biden juga berharap dapat meloloskan undang-undang hak pemilih yang penting ketika Demokrat menuduh Partai Republik berusaha membatasi pilihan dalam proses pemungutan suara di beberapa negara bagian.

Jika benar-benar mampu menemukan upaya mendorong reformasi, pidato kenegaraan Biden akan memberinya platform utama untuk menggembar-gemborkan kemenangan kepada masyarakat Amerika.

Pidato itu akan disampaikan pada saat tingkat persetujuan yang rendah terhadap kepemimpinan Bide, 79, serta menjelang berlangsungnya pemilihan paruh waktu bulan November 2022 mendatang, saat partai presiden AS hampir selalu kehilangan kursi di Kongres.

Sebelumnya, Biden pada Kamis (6/1) secara terang-terangan menyalahkan pendahulunya, Donald Trump, atas serangan terhadap Gedung Kongres AS setahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini