Share

WHO: Lebih dari Setengah Eropa Akan Terinfeksi Omicron dalam 6 - 8 Minggu

Susi Susanti, Okezone · Rabu 12 Januari 2022 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 18 2530803 who-lebih-dari-setengah-eropa-akan-terinfeksi-omicron-dalam-6-8-minggu-kS3D50rHdH.jpg Direktur WHO untuk Eropa Dr Hans Kluge (Foto: Reuters)

INGGRiS - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa lebih dari setengah  Eropa akan terjangkit varian Omicron Covid-19 dalam enam hingga delapan minggu atau 2 bulan ke depan.

Direktur WHO untuk Eropa, Dr Hans Kluge mengatakan "gelombang pasang barat-ke-timur" Omicron menyapu seluruh wilayah, di atas lonjakan varian Delta.

Proyeksi tersebut didasarkan pada tujuh juta kasus baru yang dilaporkan di seluruh Eropa pada minggu pertama tahun 2022.

Jumlah infeksi meningkat lebih dari dua kali lipat dalam periode dua minggu.

Baca juga: WHO: Varian Omicron Terkonfirmasi di 77 Negara

"Hari ini varian Omicron mewakili gelombang pasang baru dari barat ke timur, menyapu seluruh wilayah di atas gelombang Delta yang dikelola semua negara hingga akhir 2021," kata Dr Kluge dalam konferensi pers.

Dia mengutip Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan yang berbasis di Seattle yang memperkirakan bahwa lebih dari 50 persen populasi di wilayah tersebut akan terinfeksi Omicron dalam enam hingga delapan minggu ke depan.

 Baca juga: WHO: Kombinasi Varian Omicron dan Delta Dorong Tsunami Covid-19

Dia mengatakan negara-negara Eropa dan Asia Tengah tetap berada di bawah "tekanan kuat" ketika virus menyebar dari negara-negara barat ke Balkan.

"Bagaimana setiap negara sekarang merespon harus diinformasikan oleh situasi epidemiologi, sumber daya yang tersedia, status pengambilan vaksinasi dan konteks sosial ekonomi", tambahnya.

Studi terbaru menunjukkan bahwa Omicron cenderung membuat orang sakit parah daripada varian Covid sebelumnya. Tetapi Omicron masih sangat menular dan dapat menginfeksi orang bahkan jika mereka telah divaksinasi lengkap.

Rekor jumlah orang yang tertular telah membuat sistem kesehatan berada di bawah tekanan yang parah.

Kluge menggunakan contoh Denmark, ketika kasus Omicron telah "meledak" dalam beberapa pekan terakhir. Tingkat rawat inap Covid-19 untuk orang Denmark yang tidak divaksinasi enam kali lebih tinggi daripada mereka yang divaksinasi penuh dalam seminggu selama Natal.

Sementara itu, pada Senin (10/1), Inggris melaporkan 142.224 kasus virus yang dikonfirmasi lebih lanjut dan 77 kematian. Sejumlah rumah sakit telah menyatakan insiden "kritis" karena ketidakhadiran staf dan meningkatnya tekanan yang disebabkan oleh Covid.

Di tempat lain, jumlah pasien rumah sakit juga meningkat. Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran memperingatkan pekan lalu bahwa Januari akan sulit bagi rumah sakit.

Dia menambahkan bahwa pasien Omicron menggunakan tempat tidur "konvensional" di rumah sakit sementara Delta membebani departemen ICU.

Di Eropa timur, Polandia melaporkan bahwa 100.000 orang telah meninggal akibat virus di negara itu sejak awal pandemi. Polandia sekarang memiliki tingkat kematian tertinggi keenam di dunia akibat Covid-19, dan hampir 40% penduduknya tetap tidak divaksinasi.

Di Rusia, pejabat tinggi kesehatan konsumen Anna Popova mengatakan pada pertemuan gugus tugas virus corona pemerintah bahwa tanpa tindakan untuk mengendalikan penyebaran virus, jumlah harian kasus Covid baru di sana bisa mencapai 100.000.

Kantor berita Reuters melaporkan tingkat infeksi harian baru-baru ini menurun dari puncak 41.335 kasus yang tercatat pada awal November tahun lalu. Popova mengatakan 305 kasus yang diketahui dari varian Omicron telah terdeteksi sejauh ini, di 13 wilayah negara itu. Rusia telah mencatat setidaknya 311.281 kematian dan 10,5 juta kasus hingga saat ini.

Peringatakan Kluge ini datang ketika otoritas kesehatan lainnya mempertimbangkan untuk memperkuat pedoman masker mereka untuk membantu mengatasi Omicron. Pada Senin (10/1), Washington Post melaporkan bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS sedang mempertimbangkan untuk merekomendasikan masker N95 atau KN95 bagi mereka yang dapat menggunakannya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini