Diketahui, kekerasan biasa terjadi di penjara-penjara Filipina, karena infrastruktur yang tidak memadai dan sistem peradilan yang lamban serta kapasitas penjara yang membludak yang terkadang diisi hingga lima kali kapasitasnya.
Baca juga: Kisah Para Tahanan Wanita Berjuang Hadapi Pandemi Covid-19 di Penjara
Solda menjelaskan sekitar 1.900 narapidana dijebloskan ke dalam Penjara Kota Caloocan, meskipun dirancang untuk kurang dari 200 orang.
Sebelumnya insiden terjadi setelah perkelahian di Penjara Bilibid Baru di ibu kota pada 2 Januari lalu yang menyebabkan tiga narapidana tewas dan 14 lainnya luka-luka. Senjata rakitan dan senjata berbilah digunakan dalam bentrokan di penjara terbesar di negara itu.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.