Pasien Covid-19 Omicron Terdeteksi di Malang, Warga Dites Massal

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 15 Januari 2022 20:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 340 2532759 pasien-covid-19-omicron-terdeteksi-di-malang-warga-dites-massal-29aWhqvjEQ.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

MALANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang bergerak cepat pasca penemuan pasien Covid-19 varian Omicron. Diketahui pasien yang terpapar Covid-19 berinisial L (29) ibu muda, dengan ibunya dan seorang anaknya berusia 16 bulan yang ada di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Pengetesan dan pelacakan pun dilakukan oleh Satgas Covid-19 bersama tim kesehatan. Tercatat ada puluhan warga di Jalan Segaran IV RT 2 RW 10, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Ketua RT 2 RW 10 Herman mengatakan, pengetesan dilakukan kepada puluhan warga di lingkungannya. Dimana warga yang berada jauh dari rumah pasien tersebut dites menggunakan swab antigen.

"Tadi malam tracing 20 rumah. Saya nggak tahu menunggu dari pihak kesehatan dan hasil tes tadi malam. Swab PCR dan antigen, yang dekat rumah PCR, yang agak jauh pakai antigen," ucap Herman ditemui wartawan di lokasi, pada Sabtu (15/1/2022).

Herman menambahkan, dari hasil tracing dan testing pengetesan lanjutan diketahui ada dua warganya yang dikonfirmasi positif terpapar varian Omicron. Kini ketiga warga tersebut telah menjalani isolasi di Rusunawa Kepanjen, sedangkan dua orang dalam satu rumah yang dinyatakan negatif Covid-19 menjalani karantina mandiri.

"Jadi di rumah ada lima orang yang dua isolasi mandiri di rumah negatif, yang positif dirujuk ke Rusunawa itu," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Malang dr. Arbani Mukti Wibowo mengatakan, pasien tersebut saat ini telah dievakuasi dan diisolasi di isolasi terpusat (Isoter).

"Pasien sudah menjalani isolasi di Safehouse Rusunawa Kepanjen," ungkap Arbani, saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu sore (15/1/2022).

Arbani menambahkan, sebelumnya pasien sempat mengalami gejala batuk milik dan menjalani pengawasan dari tim kesehatan dari puskesmas setempat. Pada hasil pemeriksaannya, menemukan adanya indikasi terpapar Omicron. Sampel Whole Genome Sequencing (WGS) kemudian dikirimkan pada 10 Januari 2022.

"Pada saat itu pasien masih menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan puskesmas. Sampel WGS dikirim pada 10 Januari 2022, karena ada mengarah propable Omicron," beber Arbani.

Empat hari kemudian, tepatnya pada Jumat 14 Januari 2022 sang pasien dirujuk ke Safe House Rusunawa Kepanjen, akibat hasil sampel menunjukkan positif Omicron.

"Hasil swab PCR positif dengan CT rendah yang telah dikirim ke Unair Surabaya hasilnya positif Covid-19 dengan varian baru Omicron," kata dia.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto telah menginstruksikannya dengan melakukan tracing dan penjagaan di lingkungan sekitar tempat tinggal sang pasien. Penutupan akses keluar masuk pun sejak tanggal 14 - 21 Januari 2022 mendatang.

"Tracing sudah kita lakukan dalam rangka menjaga keseluruhannya. Di lingkungan sana hari ini sementara berikan tugas ada petugas Satgas yang untuk mengamankan bagaimana lalu lintas disana, disana lockdown," ucap Didik.

Tampak di lokasi jalan depan kompleks permukiman pasien Omicron, petugas keamanan dari kepolisian Polsek Singosari berjaga bersama dari Satgas Covid-19 Desa Banjararum. Setiap warga yang tidak berkepentingan tak diperbolehkan masuk, hanya warga lingkungan sekitar yang dibolehkan keluar masuk lingkungan di Jalan Segaran IV RT 2 RW 10 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini