Share

Penyanyi Ceko Meninggal Dunia Setelah Sengaja Tertular Covid-19

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 20 Januari 2022 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 18 2535049 penyanyi-ceko-meninggal-dunia-setelah-sengaja-tertular-covid-19-vTnAM0dL6B.jpg Hana Horka. (Foto: Jaromir Zajda Zajicek/BBC)

PRAHA - Seorang penyanyi folk terkenal dari Republik Ceko telah meninggal setelah dengan sengaja terinfeksi Covid-19, kata putranya kepada BBC.

Hana Horka, (57 tahun), tidak divaksinasi dan telah memposting di media sosial bahwa dia pulih setelah dites positif, tetapi meninggal dua hari kemudian.

BACA JUGA: Baru Beberapa Jam Dipulangkan, Presiden Ceko Dibawa ke RS karena Covid-19

Putranya, Jan Rek, mengatakan ibunya terinfeksi Covid-19 dengan sengaja ketika dia dan ayahnya terkena virus tersebut. Ini dilakukan Horka agar dia bisa mendapatkan paspor pulih Covid, yang memungkikannya mengakses tempat-tempat tertentu.

Republik Ceko melaporkan rekor jumlah kasus Covid-19 pada Rabu.

Rek dan ayahnya, yang keduanya divaksinasi lengkap, sama-sama tertular Covid-19 selama Natal. Tetapi dia mengatakan ibunya telah memutuskan untuk tidak menjauh dari mereka, dan lebih memilih untuk mengekspos dirinya agar terkena virus itu.

"Dia seharusnya diisolasi selama seminggu karena kami dites positif. Tapi dia bersama kami sepanjang waktu," kata Rek sebagaimana dilansir BBC.

Bukti vaksinasi atau bukti infeksi Covid-19 baru diperlukan di Republik Ceko untuk dapat masuk ke banyak tempat sosial dan budaya, termasuk bioskop, bar, dan kafe.

BACA JUGA: Kota Ini Sewa Hotel Mewah untuk Rawat Tunawisma Pengidap Covid-19

Horka adalah anggota salah satu kelompok penyanyi folk tertua di Ceko, Asonance. Rek mengatakan bahwa ibunya ingin tertular Covid agar p[ergerakannya dibatasi lebih sedikit.

Dua hari sebelum Horka meninggal, dia menulis di media sosial bahwa dia sedang dalam pemulihan: "Sekarang akan ada teater, sauna, konser".

Pada Minggu (16/1/2022) pagi, hari saat dia meninggal, Horka mengatakan dia merasa lebih baik dan berpakaian untuk berjalan-jalan. Tapi kemudian punggungnya mulai sakit, jadi dia berbaring di kamarnya.

"Dalam waktu sekira 10 menit semuanya selesai," kata putranya. "Dia tersedak sampai meninggal".

Meskipun dia tidak divaksinasi, Jan Rek menekankan bahwa ibunya tidak percaya pada beberapa teori konspirasi yang lebih aneh tentang vaksin Covid.

"Filosofinya adalah dia lebih setuju dengan gagasan tertular Covid daripada divaksinasi. Bukannya kita akan mendapatkan microchip atau semacamnya," katanya.

Dia menambahkan bahwa keluarga telah mencoba mendiskusikan masalah ini dengan Horka, tetapi dia kemudian menjadi terlalu emosional. Rek berharap apa yang terjadi pada ibunya bisa meyakinkan orang-orang untuk divaksinasi.

"Jika Anda memiliki contoh hidup dari kehidupan nyata, itu lebih kuat dari sekadar grafik dan angka. Anda tidak bisa benar-benar bersimpati dengan angka."

Jumlah kasus Covid di Republik Ceko mencapai tertinggi harian baru pada Rabu, dengan 28.469 kasus dilaporkan dalam populasi 10,7 juta orang.

Pemerintah baru-baru ini memperkenalkan langkah-langkah baru untuk memerangi kenaikan, termasuk tes wajib bagi karyawan dan anak sekolah. Masa isolasi untuk orang yang dites positif tetapi tidak memiliki gejala telah dikurangi dari 14 hari menjadi lima hari.

Pada Rabu, pemerintah Ceko mengumumkan bahwa mereka akan membatalkan rencana untuk memperkenalkan vaksinasi wajib untuk beberapa bagian masyarakat. Awal bulan ini, ribuan orang berdemonstrasi di Praha dan kota-kota lain menentang kemungkinan penerapannya.

Sekira 63% dari total populasi Republik Ceko telah divaksinasi lengkap, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 69% di seluruh Uni Eropa.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini