Wanita lain yang menjadi korban Corbel juga memberikan pengakuan. "Fakta bahwa dia adalah seorang polisi adalah masalah besar. Orang-orang ini dimaksudkan untuk melindungi kita. Setelah pembunuhan Sarah Everard, ini terasa sangat menakutkan saat menjadi seorang wanita. Jika polisi tidak bisa melindungi kita, apa yang bisa kita lakukan?,” terangnya.
Seperti diketahui, kasus ini terungkap setelah seorang korban menantang Corbel pada 2019 setelah menemukan sepasang kacamata yang memiliki port pengisian daya saat dia memijatnya.
Dia akhirnya ditangkap setelah seorang wanita curiga bahwa jam digital di kamar hotel mungkin berisi kamera.
Kasus ini dipindahkan ke pengadilan Crown Court untuk dijatuhi hukuman karena beratnya kejahatan polisi, yang terjadi antara 2017 dan 2020.
Sementara itu, dalam mitigasi, pengacara Corbel, Edward Henry QC berpendapat bahwa kecanduan seks yang didiagnosis kliennya adalah faktor dalam kejahatannya.