Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Omicron Meledak, Luhut: Masih Terkendali, Namun Tak Perlu Jumawa!

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 24 Januari 2022 |12:17 WIB
Omicron Meledak, Luhut: Masih Terkendali, Namun Tak Perlu Jumawa!
Tangkapan layar media sosial
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia saat ini masih relatif terkendali. Namun ia mengingatkan semua pihak untuk tidak jemawa.

(Baca juga: Gawat! Kasus Omicron di Tanah Air Terus Naik Menjadi 1.396 Orang)

"Meski kasus meningkat, pemerintah tetap dalam kendali penuh menghadapi varian Omicron. Peningkatan kasus relatif terkendali," ujar Luhut saat jumpa pers, Senin (24/1/2022).

Dia melanjutkan, jumlah kasus konfirmasi dan aktif harian masih lebih rendah lebih dari 90 persen jika dibandingkan dengan kasus puncak Delta.

"Kita tak perlu jumawa tapi kita harus disiplin. Kata kunci kita disiplin," ucapnya.

Menurutnya, hingga kini belum terlihat tanda-tanda kenaikan kasus Omicron yang eksponensial meski varian baru tersebut sudah menyelinap masuk ke Tanah Air.

 (Baca juga: Luhut: Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Meningkat)

"Sejak varian Omicron ditemukan satu bulan yang lalu di Indonesia, hari ini belum terlihat tanda-tanda kenaikan kasus yang cukup eksponensial seperti yang terjadi di belahan negara yang lain," ungkap Luhut.

Hal itu, kata dia, terlihat dari posisi Bed Occupanty Ratio/ BOR di Jawa-Bali jauh lebih baik dibandingkan dengan awal kenaikan varian delta, sehingga memberikan ruang yang lebar sebelum mencapai batas mengkhawatirkan 60 persen.

"Kasus kematian harian di seluruh wilayah Jawa-Bali selama 14 hari terakhir juga masih pada tingkat yang cukup rendah," jelas Luhut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement