Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AMPG Nilai Spekulasi Ray Rangkuti soal Capres Golkar Tak Berdasarkan Fakta

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 24 Januari 2022 |12:55 WIB
AMPG Nilai Spekulasi Ray Rangkuti soal Capres Golkar Tak Berdasarkan Fakta
Ketua AMPG Ilham Permana. (Foto : Ist)
A
A
A

Komentar senada dilontarkan Ketua DPD Golkar Kota Bekasi Nofel Saleh Hilabi Dia mengkritik keras pernyataan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti yang menyebut elektabilitas Airlangga Hartarto masih sangat rendah tidak realistis untuk maju di Pilpres 2024.

“Partai Golkar dari pengurus pusat, daerah serta kader Partai Golkar sangat solid mendukung Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024,” ujarnya.

Nofel menambahkan, pihaknya akan all-out dan menjadi garda terdepan untuk memenangkan Airlangga Hartarto sebagai presiden di 2024. Nofel juga telah menurunkan timnya di seluruh Kota Bekasi untuk menaikan tingkat elektabilitas dan popularitas Airlangga.

“Bagi kami, siapa pun cawapresnya, Presidennya Airlangga Hartarto harga mati. Kami akan memenangkan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024,” ujarnya.

Nofel mengutip temuan survei Warna Research Center (WRC) yang menyebut Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, menjadi partai yang tertinggi paling disukai oleh masyarakat.

"Sudah jelas hasil survei menyebut, 67,3% merasa suka dan dekat kepada partai Golkar dikarenakan kader kader Golkar sangat membawa kesejukan di masyarakat dan sangat terkenal sebagai partai yang punya pengalaman dalam pemerintahan," ujarnya.

“Pak Airlangga sampai saat ini trennya terus meningkat. Artinya ada ruang yang luas bagi Airlangga untuk meningkatkan akselerasi popularitas kepada pemilih. Seperti di Kota Bekasi, di mana rata-rata kaum milenial di sana tertarik dengan figur Pak Airlangga. Hal ini Saya rasakan saat saya turun ke bawah,” tambahnya.

Oleh karena itu, dia meminta Ray Rangkuti untuk tidak sembarangan berbicara tanpa metode dan riset yang jelas.

“Anda (Ray Rangkuti) jadi pengamat haruslah didasarkan analisa berbasis data, dengan riset, bukan berspekulasi berdasarkan undangan akad nikah," tutur Nofel.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement