BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menganggarkan sebesar Rp2,3 miliar pada nilai pagu untuk pengadaan kandang kambing pada APBD Tahun 2021. Hal yang sempat membuat heboh publik itu, justru disambut baik oleh warga Bekasi yang juga salah satu pengelola kandang kambing.
Ketua Kelompok Tani Rawa Panjang Pinggir Kali (Rapikal), Yanto Kamto mengatakan program canangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan (Ketapang) Kota Bekasi justru membantu warganya, apalagi selama masa pandemi. Ditambah, pengelolaan kandang kambing sendiri seluruhnya dilakukan oleh Dinas terkait.
“Kami sebagai kelompok cuman sebagai penerima saja. Jadi kandang dibuatkan dari Dinas, kambing, pakan dan semuanya dari Dinas,” kata Yanto ketika ditemui di lokasi, Rabu (26/1/2022).
Yanto mewajarkan adanya nilai anggaran yang keluar di APBD 2021 tersebut. Selain pekerjaannya yang dinilai rapih, Pemerintah juga memberikan garansi perbaikan apabila terjadi kerusakan pada kandang-kandangnya. Selain itu, nilai tersebut pun menurutnya terbagi untuk sebanyak 100 kandang di 11 Kecamatan.
“Wajar kalau di tempat saya ya. Menurut saya pekerjaannya juga rapih. Lagi pula jika ada kekurangan kan masa perawatan kandang atau garansi masih sampai Juni 2022,” jelas dia.
“Kalau rusak minta diperbaiki, garansi itu,” sambungnya.