MW sudah memperingati para murid berkali-kali untuk diam, namun, masih saja ribut. Lantaran emosi, akhirnya MW melakukan tindakan itu untuk memberi efek jera ke murid.
"Lalu guru kelas empat ini yang juga lagi tugas piket ingin menenangkan para siswa agar tidak menganggu yang lagi belajar. Kejadiannya berulang, sampai dua kali hingga dia mengambil tindakan hukuman seperti itu," ujar Musrianto, Rabu (26/1/2022).
Pihak sekolah berdalih jika yang disuapi bukan sampah. Namun, kulit snack plastik yang diambil di tong sampah depan kelas dan belum terkontaminasi.
Pada Senin lalu, pihak sekolah sudah memanggil para orangtua siswa untuk memediasi dengan guru MW. Namun masih mentok, karena ada beberapa orangtua yang tidak terima dengan perlakuan guru MW. Saat ini, juga belum ada sanksi atas tindakan guru MW.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.