BEIJING - Komite penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, pada Minggu (30/1) mengatakan sebanyak 34 orang di kalangan personel yang berkaitan dengan Olimpiade ditemukan terinfeksi Covid-19.
Mereka yang dinyatakan positif Covid-19 antara lain adalah Natalia Maliszewska, atlet Polandia yang dijagokan meraih medali pada nomor seluncur lintasan pendek.
Selain Maliszweska, ada 13 atlet atau ofisial tim yang dinyatakan positif Covid setelah tiba di bandara pada Sabtu (29/1).
Baca juga: AS Boikot Olimpiade Beijing 2022, China: Memang Tidak Diundang
Dari jumlah total yang terinfeksi, 23 di antaranya adalah mereka yang baru tiba di bandara sementara 11 lainnya yang sudah berada di lingkungan tertutup.
Lingkungan terbatas itu memisahkan para personel penyelenggara Olimpiade dengan masyarakat umum sebagai upaya untuk menghadang penyebaran infeksi.
Baca juga: Macron: Boikot Olimpiade Beijing 2022 Tidak Signifikan
Di dalam lingkungan terbatas, para peserta Olimpiade bisa bergerak bebas antara tempat penginapan dan lokasi-lokasi pertandingan dengan menggunakan alat transportasi resmi. Namun, mereka tidak diperbolehkan berkeliaran di wilayah kota.
Semua orang yang terlibat dalam Olimpiade tersebut, termasuk media dan staf, juga diharuskan menjalani tes Covid setiap hari.
Komite menjelaskan Maliszewska adalah atlet kedelapan Polandia yang positif Covid dan telah menjalani isolasi.
Sementara itu, Australia, pada Minggu (30/1) mengumumkan ada satu orang yang dinyatakan positif Covid di antara para anggota timnya. Namun tidak menyebutkan orang yang dimaksud itu apakah atlet atau pelatih.
Penyelenggara Olimpiade Beijing telah memperingatkan bahwa kasus Covid akan semakin banyak dalam beberapa hari mendatang.
Peringatan itu dikeluarkan pada saat ibu kota China itu sedang memberlakukan langkah-langkah ketat.
Pemkot Beijing melarang peserta Olimpiade berkeliaran di kota tersebut ataupun melakukan kontak dengan penduduk setempat.
Tidak seperti banyak negara yang sedang berupaya untuk menjalani kehidupan bersama Covid-19, China telah mengisolasi diri dengan menerapkan kebijakan tanpa toleransi. Negara itu juga membatalkan hampir semua penerbangan internasional.
Para atlet dan kontingen yang mengikuti Olimpiade harus mengambil penerbangan langsung ke kota tempat penyelenggaraan dengan pesawat sewaan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.