NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg pada Minggu (30/1) mengatakan aliansi militer Barat tidak memiliki niatan untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina, apabila Rusia menginvasi bekas republik Soviet itu. Tapi Moskow menghendaki kejelasan mengenai upaya keamanan semacam apa yang akan diterapkan NATO di wilayah Eropa timur.
"Kami tidak ada rencana untuk menerjunkan pasukan tempur NATO ke Ukraina... kami fokus pada penyediaan bantuan," terang Stoltenberg kepada BBC.
"Ada perbedaan antara menjadi anggota NATO dengan menjadi mitra yang kuat dan sangat dihargai seperti Ukraina,” lanjutnya.
Baca juga: Ukraina Kian Memanas, Presiden: Negara Barat Jangan Bikin Panik
NATO telah meningkatkan kekuatan militernya di negara-negara anggota yang berbatasan dengan Rusia, karena khawatir akan kemungkinan invasi Rusia terhadap Ukraina. Moskow telah telah menempatkan lebih dari 100.000 tentara serta persenjataan di sepanjang wilayah perbatasan timur dengan Ukraina.
Baca juga: Presiden: 100.000 Tentara Rusia Berjaga di Dekat Perbatasan Ukraina