Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Orang Meninggal Terkonfirmasi Omicron, Menkes: 60% Belum Divaksin Lengkap

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Selasa, 01 Februari 2022 |06:23 WIB
5 Orang Meninggal Terkonfirmasi Omicron, Menkes: 60% Belum Divaksin Lengkap
Menkes RI, Budi Gunadi (foto: dok MNC Portal)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut saat ini di Tanah Air terdapat 5 kasus meninggal terkonfirmasi varian Omicron. Namun, 60% diantaranya belum menerima dosis vaksin lengkap.

“Saya sampaikan, kita yang sudah meninggal 5 orang positif Omicron. Itu 60 persen belum divaksin lengkap,” ucap Budi dalam siaran pers virtual.

Budi mengungkapkan, bahwa Covid-19 varian Omicron lebih banyak menyerang masyarakat lanjut usia (lansia) dan anak-anak. Tercatat terkonfirmasi Omicron dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 29 Januari 2022 sebanyak 2.613 kasus.

“Kita sudah melihat dari kasus yang sedang dan berat yang membutuhkan oksigen, 63% belum divaksin lengkap. Kebanyakan dari mereka lansia. Dan kita identifikasi cukup mengejutkan jumlahnya yang anak-anak,” ujarnya.

Maka itu, dia minta agar para lansia dan anak-anak segera divaksinasi. “Jadi berdasarkan fakta itu, percepat vaksinasi terutama untuk lansia kita dan anak-anak kita, lindungi mereka,” tegasnya.

Dia pun meminta agar vaksinasi Covid-19 saat ini diprioritaskan bagi lansia dan anak-anak.

“Kewajiban kita untuk melindungi orang yang belum divaksinasi agar segera divaksinasi terutama lansia dan anak-anak. Karena 60 persen yang meninggal itu belum vaksin lengkap dan 63 persen yang masuk bergejala sedang dan berat membutuhkan oksigen itu belum divaksinasi lengkap,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement