SURABAYA - Partai Perindo terus mendorong perempuan untuk bisa lebih banyak terlibat dalam politik. Setidaknya ada dua hal penting yang disoroti Partai Perindo di tengah kapasitas perempuan yang masih diragukan masuk ke panggung parlemen.
Ketua DPW Perindo Jawa Timur (Jatim), Muhammad Mirdasy, Partai Perindo melihat ada dua hal penting terkait dengan keterlibatan perempuan dalam politik. Pertama, peningkatan kapasitas keilmuan dalam perhelatan politik. Kedua adalah keterwakilan perempuan yang masih minim.
"Kami, Partai Perindo mendorong dua hal itu agar terus dibangun dan dikembangkan dan bisa dilakukan pemberdayaan perempuan yang jauh lebih baik," katanya usai menghadiri acara Partai Perindo: Konferensi Nasional Perempuan Indonesia 2022, "Gerakan dan Peran Perempuan Untuk Perubahan Menuju Indonesia 2024", Sabtu (5/2/2022).
Baca Juga: Partai Perindo Minta Generasi Muda untuk Jauh-Jauh dari Hoaks
Dia menambahkan, Partai Perindo sudah melakukan beberapa hal untuk lebih banyak melibatkan perempuan dalam politik. Pertama, memperbanyak presentase perempuan yang masuk dalam kepengurusan partai. "Kepengurusan bukan lagi 30 persen tapi bisa sampai 40 persen lebih. Dan nantinya hampir 50-50 persen," imbuhnya.
Kedua, lanjut dia, pihaknya memperbanyak diskusi politik bersama komponen perempuan. Sebab, diskusi ini menjadi salah satu cara untukk meningkatkan kemampuan perempuan. Utamanya dalam hal menyampaikan pendapat. Selain itu, karena perempuan masih cenderung lebih banyak diam padahal sudah terlibat di partai.
"Sudah jadi anggota dewan juga banyak diam. Itu yang terjadi," ujarnya.
Diketahui, konferensi nasional ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo yang juga Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur dan sejumlah narasumber kompoten lainnya.
Ada pula, mantan Ketua Umum Kaukus Perempuan Politik Indonesia 2016-2021 Dwi Septiawati Djafar. Adapun, Ketua Departemen Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai Perindo Dyah Arum Sari didapuk sebagai moderator.
Melalui konferensi ini, Partai Perindo sebagai partai modern yang inklusif dan menjadi bagian dari gerakan positif untuk perubahan, mengajak kalangan perempuan untuk memajukan dan mencerdaskan bangsa serta memaksimalkan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.