Share

Buntut Wisatawan Positif Covid-19 Masuk Supermarket, Warga Malang Tes Swab Massal

Avirista Midaada, Okezone · Senin 07 Februari 2022 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 07 340 2543662 buntut-wisatawan-positif-covid-19-masuk-supermarket-warga-malang-tes-swab-massal-tbjRYdtu7Y.jpg Petugas lakukan swab massal/ Okezone

KOTA MALANG – Petugas melakukan tes swab antigen massal setelah viral aksi pria diduga terpapar Covid-19 di sebuah supermarket di Jalan Bromo, Kota Malang, Jawa Timur. Tes swab massal dilakukan di Lai - Lai Market pada Senin (7/2/2022).

(Baca juga: Heboh! Pria Positif Covid-19 Belanja di Supermarket dan Wisata ke Bromo)

Dimana seluruh karyawan minimarket dan kafe yang diduga berkontak erat melayani pembeli tersebut dites usap. Selain tes swab massal, kedatangan Satgas Covid-19 juga melihat penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Hasilnya ternyata diketahui tidak ada aplikasi Peduli Lindungi yang seharusnya sesuai aturan digunakan.

Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak pasca ada unggahan viral di media sosial. Dimana tes Covid-19 massal langsung dilakukan ke seluruh karyawan, didapati satu pegawai positif Covid-19.

(Baca juga: Jabodetabek PPKM Level 3, Ini Aturan Lengkapnya)

"Karena ada viral yang demikian itu maka dilakukan testing. Karena bermuaranya dari toko ini, ternyata ada satu yang terpapar Covid-19. Satu dari 30 kita lakukan testing, satunya ternyata positif," ucap Sutiaji di lokasi.

Menurutnya, setelah temuan adanya pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19, penutupan pun langsung dilakukan ke supermarket yang bersangkutan. Penutupan dilakukan selama 14 hari ke depan dan dilakukan sterilisasi di supermarket yang ada di Jalan Bromo, Kota Malang.

"Maka kami ngambil tindakan ditutup sementara, karena apa, karena orang-orang kan rawan ketika satu Terpapar baru pakai tes antigen," katanya.

Nantinya tracing dan testing lanjutan kepada karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Lai - Lai Market. Tracing atau pelacakan akan melibatkan puskesmas terdekat dimana tempat tinggal sang pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Nanti yang berkaitan erat dengan dia. Maka pakai swab PCR, karena up-nya jelas lebih. Sekarang yang kontak erat dengan dia dari MT Haryono, nanti keluarganya biar ditracing oleh puskesmas Dinoyo. Karyawan disini hari kelima swab PCR," tuturnya.

Selain itu pria kelahiran Lamongan ini juga memberikan sanksi berupa Berita Acara Pemeriksaan (BAP), mengingat adanya temuan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi yang tidak digunakan oleh pengelola usaha.

"Kita sekarang secara protokol kesehatan yang lain-lainnya sudah memenuhi tapi ada peduli lindungi nggak dipakai maka ini kelalaian, sehingga saya membuat BAP biar di-BAP oleh satpol PP," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria yang diduga terpapar Covid-19 berjalan-jalan di sebuah supermarket viral beredar di media sosial. Sang pria diketahui mengunggah dirinya terpapar Covid-19 karena hasil tes untuk ke Bali keluar.

Alhasil pria yang gagal ke Bali ini kemudian memilih berjalan-jalan ke beberapa tempat wisata di Malang dan Kota Batu. Tercatat dari jejak digital dari unggahannya sang pria sempat terdeteksi ke Wisata Hawai Waterpark dan Wisata Gunung Bromo, selain ke Lai - Lai Market, pada akhir Januari 2022. Namun kini unggahan sang pria itu telah dihapus di media sosial miliknya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini