Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Invasi Skala Penuh, Rusia Bisa Kuasai Ibu Kota Ukraina dalam Waktu 72 Jam

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 08 Februari 2022 |08:05 WIB
Invasi Skala Penuh, Rusia Bisa Kuasai Ibu Kota Ukraina dalam Waktu 72 Jam
Foto: Reuters.
A
A
A

WASHINGTON - Angkatan bersenjata Rusia dapat merebut dan menyerbu Kiev hanya dalam waktu tiga hari jika melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina, demikian diperingatkan seorang pejabat tinggi Pentagon di tengah ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut.

Dalam sebuah laporan pada Minggu (6/2/2022), Fox News mengklaim bahwa Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark Milley telah memperingatkan anggota parlemen tentang potensi kekuatan militer Rusia selama pengarahan tertutup pekan lalu. 

Menurut Fox, yang mengutip beberapa “sumber kongres” yang tidak disebutkan namanya, Milley memperkirakan bahwa “invasi Rusia skala penuh ke Ukraina dapat mengakibatkan jatuhnya Kiev dalam waktu 72 jam, dan dapat mengakibatkan kematian 15.000 tentara Ukraina dan 4.000 tentara Rusia.”

Diwartakan RT, beberapa legislator yang hadir pada pertemuan, yang dikatakan telah berlangsung pada 2-3 Februari tersebut, diduga menyatakan keprihatinan bahwa Washington “tidak merespons dengan cepat untuk memberikan bantuan militer yang signifikan kepada Ukraina, seperti sistem anti-pesawat dan peluncur roket yang akan bertahan dari serangan musuh. invasi dari Rusia”.

Sementara itu, para pejabat berpendapat bahwa Moskow dapat menggunakan pengiriman senjata sebagai alasan untuk melancarkan serangan.

Fox melaporkan bahwa di samping Milley, beberapa tokoh penting pemerintah AS hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Menteri Pertahanan Lloyd Austin, dan Direktur Intelijen Nasional Avril Haines.

Laporan Fox muncul di tengah situasi yang semakin tegang di perbatasan Ukraina-Rusia dalam beberapa pekan terakhir. Pemimpin Barat telah berulang kali memperingatkan akan potensi serangan Rusia ke Ukraina, meski Rusia telah membantah memiliki rencana melakukan invasi.

Beberapa pejabat tinggi di Kiev berusaha mengecilkan ancaman invasi yang akan segera terjadi. Pada akhir Januari, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan bahwa jumlah pasukan Rusia yang ditempatkan di dekat perbatasan “tidak cukup untuk serangan skala penuh terhadap Ukraina di sepanjang perbatasan Ukraina”. Dia menambahkan bahwa mereka tidak memiliki beberapa “indikator dan sistem militer yang penting untuk melakukan serangan skala penuh yang begitu besar.”

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement