Share

Putin: Ukraina Bergabung ke NATO Berpotensi Picu Perang Rusia-Prancis

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 08 Februari 2022 06:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 08 18 2543789 putin-ukraina-bergabung-ke-nato-berpotensi-picu-perang-rusia-prancis-FMWaATmhT3.JPG Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara selama konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Moskow, 7 Februari 2022. (Foto: Reuters)

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa masuknya Ukraina ke aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan upaya untuk merebut kembali Krimea akan berpotensi memicu perang antara Rusia dan Prancis. Hal itu disampaikan Putin pada konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (7/2/2022).

Menjawab pertanyaan wartawan, Putin dengan tegas menjelaskan apa yang dapat terjadi jika Ukraina diterima ke dalam NATO.

BACA JUGA: Bahas Situasi Ukraina dengan Putin, Macron: Beberapa Hari Mendatang Akan Menentukan 

“Anda ingin Prancis berperang melawan Rusia? Itulah yang akan terjadi,” kata Putin sebagaimana dilansir RT.

Dia menjelaskan bahwa konflik itu bisa terjadi jika Ukraina bergabung dengan NATO dan mencoba menerapkan kebijakannya untuk 'mengintegrasikan kembali' Krimea dengan paksa. Kiev telah menetapkan Rusia sebagai musuh dan menegaskan Krimea, yang bergabung dengan Rusia melalui referendum pada 2014, sebagai milik Ukraina.

Kiev dan Barat menyatakan bahwa Rusia telah melakukan aneksasi yang tidak sah terhadap Krimea.

Lebih lanjut, Putin menjelaskan bahwa sebuah serangan oleh Ukraina di Krimea akan memicu Pasal 5 dari perjanjian pendirian NATO, menarik seluruh Eropa ke dalam perang dengan Rusia. Hal itu dapat terjadi jika Ukraina bergabung ke dalam NATO.

“Anda bertanya kepada saya apakah Rusia ingin berperang dengan NATO – izinkan saya bertanya kepada Anda, apakah NATO ingin berperang dengan Rusia?,” tanya Putin.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

“Rusia adalah salah satu kekuatan atom terkemuka di dunia. Tidak akan ada pemenang," kata Putin kepada wartawan. “(Macron) tidak menginginkan hasil seperti itu. Saya juga tidak."

Dia mencontohkan bahwa Kiev telah dua kali menggunakan kekuatan militer untuk menyelesaikan krisis di Donbass, dua wilayah di timur Ukraina, Donetsk dan Lugansk.

“Di mana jaminan kami bahwa mereka (Ukraina) tidak akan mencoba lagi?,” kata Putin.

Macron mengunjungi Moskow pada Senin untuk membahas situasi di Ukraina, pertanyaan yang lebih luas tentang keamanan Eropa, serta hubungan bilateral dengan Rusia. Dia dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Kiev pada Selasa (8/2/2022), untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini