Share

Menyusul Serangan Rusia, 60 Ton Kargo Bantuan Kemanusiaan Dikirim ke Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 11 Februari 2022 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 18 2545698 menyusul-serangan-rusia-60-ton-kargo-bantuan-kemanusiaan-dikirim-ke-ukraina-XHluXTPveR.jpg 60 ton kargo bantuan kemanusiaan tiba di Ukraina Timur (Foto: UKRINFORM)

UKRAINA - Layanan Penjaga Perbatasan Negara melaporkan lebih dari 60 ton kargo bantuan kemanusiaan telah dikirim ke wilayah yang diduduki sementara di Ukraina timur.

“Bantuan itu diberikan oleh perwakilan Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi untuk memastikan kondisi hidup dan kerja yang lebih nyaman dan aman bagi warga yang terkena dampak pendudukan,” kata laporan itu.

Truk-truk yang membawa bantuan kemanusiaan melintasi pos pemeriksaan masuk-keluar Shchastia, Ukraina. Bantuan kemanusiaan termasuk peralatan medis, pakaian, barang-barang rumah tangga dan bahan bangunan.

Seperti diketahuim pasukan pendudukan Rusia melanggar gencatan senjata dengan menyerang wilayah Operasi Pasukan Gabungan (JFO) di Ukraina timur pada Rabu (9/2) lalu.

Baca juga: Ketegangan di Ukraina, Rusia Dituduh Blokade Laut Hitam

Pasukan Gabungan melaporkan tidak ada korban. Pasukan pembela Ukraina membalas tembakan tanpa menggunakan senjata yang dilarang oleh perjanjian Minsk dan memaksa musuh untuk berhenti menembak.

 Pada 10 Februari pukul 07:00 waktu setempat, dilaporkan tidak ada pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan pendudukan Rusia.

Baca juga: Baku Tembak Pecah, Rusia Mulai Serang Ukraina

Rusia telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang Ukraina meskipun mengerahkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasan.

Tapi negara itu baru saja memulai latihan militer besar-besaran dengan negara tetangga Belarusia. Belarusia adalah sekutu dekat Rusia dan memiliki perbatasan panjang dengan Ukraina.

Latihan angkatan laut di sisi selatan Ukraina merupakan tambahan dari 10 hari latihan militer yang saat ini sedang berlangsung di Belarusia, di utara Ukraina.

Rusia juga telah mengumpulkan tank, artileri, dan puluhan ribu tentara di dekat perbatasannya sendiri dengan Ukraina, tetapi menyangkal berencana untuk menyerang. AS dan negara-negara Barat lainnya telah memperingatkan bahwa serangan bisa datang kapan saja.

Latihan militer di Belarusia - yang dikenal sebagai Allied Resolve 2022 - berlangsung di dekat perbatasan Belarusia dengan Ukraina, yang panjangnya sedikit lebih dari 1.000 km (620 mil). Sekitar 30.000 tentara Rusia diperkirakan terlibat.

Sementara itu, Ukraina menuduh Rusia memblokir aksesnya ke laut saat Rusia bersiap untuk latihan angkatan laut minggu depan di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan Laut Azov sepenuhnya diblokir dan Laut Hitam hampir sepenuhnya diputus oleh pasukan Rusia.

Menteri Pertahanan Oleksiy Reznikov mentweet bahwa perairan internasional kedua laut telah diblokir oleh Rusia.

Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Ukraina, mencuit bahwa "dengan dalih latihan militer, Rusia membatasi kedaulatan maritim Ukraina, membatasi kebebasan navigasi di Laut Hitam/Laut Azov, & menghambat lalu lintas maritim yang penting bagi perekonomian Ukraina".

Latihan angkatan laut Rusia diketahui akan berlangsung minggu depan di dua laut di selatan Ukraina, Laut Hitam dan Laut Azov. Rusia telah mengeluarkan peringatan pantai mengutip latihan penembakan rudal dan meriam.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini