Share

Ketika Presiden Mengantar Anak Down Syndrome ke Sekolah yang Kerap di Bullying

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 12 Februari 2022 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 12 18 2546162 ketika-presiden-antar-anak-down-syndrome-ke-sekolah-yang-kerap-di-bullying-vkBcnAEJxY.jpeg Presiden Makedonia Utara mengantar anak Down Syndrome ke sekolah (Foto: CNN)

MAKEDONIA - Presiden Makedonia Utara Stevo Pendarovski mengantar seorang gadis berusia 11 tahun dengan Down Syndrome ke sekolah setelah anak itu kerap mengalami perundungan (bullying).

Presiden memegang tangan Embla Ademi saat dia mengantarnya ke sekolah dasar di kota Gostivar pada Senin (7/2).

Juru bicara kantor kepresidenan mengatakan kepada CNN, Embla pernah mengalami perundungan di sekolah akibat mengidap Down Syndrome, suatu kondisi genetik yang menyebabkan ketidakmampuan belajar, masalah kesehatan, dan karakteristik wajah yang khas.

Baca juga: NATO Sambut Makedonia Utara Sebagai Negara Anggotanya yang Ke-30

Melalui siaran pers, kantor kepresidenan mengatakan Pendarovski berbicara dengan orang tua Embla tentang tantangan yang dia dan keluarganya hadapi setiap hari dan mendiskusikan solusi.

"Presiden mengatakan bahwa perilaku mereka yang membahayakan hak-hak anak tidak dapat diterima, terutama untuk anak-anak dengan perkembangan atipikal," kata pernyataan itu.

Baca juga: Bikin Haru, Ayah Down Syndrome Besarkan Anak Jadi Dokter Sukses

"Mereka seharusnya tidak hanya menikmati hak yang layak mereka dapatkan, tetapi juga merasa setara dan diterima di meja sekolah dan halaman sekolah. Ini adalah kewajiban kita, sebagai negara, tetapi juga sebagai individu, dan elemen kunci dalam misi bersama ini adalah empati,” lanjutnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

"Ini akan membantu anak-anak seperti Embla, tetapi juga membantu kita belajar dari mereka bagaimana bersukacita, berbagi, dan solidaritas dengan tulus," tambahnya.

Dalam video yang dibagikan oleh kantor Pendarovski, Presiden terlihat duduk bersama keluarga Embla dan memberikan hadiah kepadanya.

Presiden juga terlihat melambaikan tangan kepada anak berusia 11 tahun itu di gerbang sekolah saat dia masuk ke gedung.

"Kita semua setara dalam masyarakat ini. Saya datang ke sini untuk memberikan dukungan saya dan untuk meningkatkan kesadaran bahwa inklusi adalah prinsip dasar,” terang siaran pers mengutip Pendarovski.

Presiden mengatakan dirinya mendorong dan mendukung orang tua Embla dalam perjuangan mereka untuk melindungi hak-hak anak-anak seperti putri mereka.

"Prasangka dalam konteks itu adalah hambatan utama untuk membangun masyarakat yang setara dan adil untuk semua," lanjut Presiden, dalam siaran persnya.

Dia juga menekankan ada kewajiban hukum dan moral untuk memberikan pendidikan inklusif, yang fokus utamanya adalah pada pengembangan keterampilan dan kemampuan pada anak-anak dengan proses perkembangan yang berbeda dan menekankan perlunya meningkatkan kesadaran publik tentang masalah ini.

Makedonia Utara adalah negara kecil yang terkurung daratan di Eropa tenggara dengan populasi sekitar 2 juta. Negara ini pernah menjadi bagian dari Yugoslavia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini