Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berakhir Damai, Pangeran Andrew Selesaikan Kasus Pelecehan Seks di Luar Pengadilan

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 16 Februari 2022 |17:08 WIB
Berakhir Damai, Pangeran Andrew Selesaikan Kasus Pelecehan Seks di Luar Pengadilan
Pangeran Andrew selesaikan masalah pelecehan seks di luar pengadilan (Foto: Virginia Roberts)
A
A
A

INGGRIS - Pangeran Andrew telah menyelesaikan kasus pelecehan seksual yang dituduhkan Virginia Giuffre terhadapnya di Amerika Serikat (AS).

Sebuah surat yang diajukan ke pengadilan distrik AS pada Selasa (15/2) mengatakan Duke dan Giuffre telah mencapai penyelesaian di luar pengadilan.

Sang Duke yang tidak mengaku bertanggung jawab atas tuduhan pelecehan seksual dilaporkan akan membayar sejumlah uang ganti rugi kepada Giuffre.

Dalam sebuah surat kepada hakim AS Lewis A Kaplan, pengacara Giuffre, David Boies, menulis bersama dengan pengacara Pangeran Andrew untuk mengatakan pasangan itu telah mencapai ‘penyelesaian prinsip’.

"Para pihak akan mengajukan kesepakatan yang ditentukan setelah Giuffre menerima penyelesaian (jumlahnya tidak diungkapkan),” tulis sebuah pernyataan.

Baca juga: Keluarga Kerajaan Inggris Tolak Komentari Gugatan Pelecehan Seks Pangeran Andrew

Andrew akan memberikan sumbangan substansial untuk amal bagi Giuffre untuk mendukung hak-hak korban.

 Pernyataan itu mengatakan Pangeran Andrew tidak pernah bermaksud memfitnah karakter Giuffre dan dia mengakui jika Giuffre menderita baik sebagai korban pelecehan dan menerima serangan publik yang tidak adil.

Baca juga: Ratu Elizabeth Dilaporkan 'Habis-habisan' Danai Pangeran Andrew Lawan Tuduhan Pelecehan Seksual

Duke juga berjanji untuk menunjukkan penyesalannya atas hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein dengan mendukung perang melawan kejahatan perdagangan seks, dan mendukung para korbannya.

Dia juga memuji keberanian Giuffre dan para penyintas lainnya dalam membela diri mereka sendiri dan orang lain.

Meskipun jumlah pasti dari penyelesaian keuangan belum terungkap, namun laporan berspekulasi bahwa itu bisa mencapai jutaan poundsterling.

Ini telah menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sang duke - yang menerima pensiun Angkatan Laut Kerajaan dan tunjangan dari pendapatan Queen's Duchy of Lancaster - akan mendanai penyelesaian tersebut.

"Kemungkinan akan ada beberapa tuntutan untuk mengetahui dari mana pembayaran itu berasal - dompet publik atau pribadi?,” terang Kate Macnab, seorang pengacara di Reeds Solicitors.

Graham Smith dari kelompok anti-monarki Republic mengatakan pembayar pajak berhak mengetahui dari mana uang untuk penyelesaian itu berasal.

Perwakilan pengacara Duke mengatakan tidak memiliki komentar di luar apa yang dikatakan dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan. Sebelumnya Pengacara Pangeran Andrew mengatakan dia siap menghadap juri untuk melawan klaim Giuffre, dengan persidangan diharapkan akhir tahun ini.

Sementara itu, Istana Buckingham menolak mengomentari penyelesaian tersebut.

Seperti diketahui, Giuffre telah menggugat Duke of York, mengklaim bahwa dia melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada tiga kesempatan ketika dia berusia 17 tahun. Namun tuduhan ini berulang kali dibantah Andrew.

Giuffre, yang sebelumnya dikenal sebagai Virginia Roberts, mengklaim bahwa dia adalah korban perdagangan seks dan pelecehan oleh Epstein sejak usia 16 tahun. Epstein meninggal di penjara pada 2019 sambil menunggu persidangan perdagangan seks.

Dia mengatakan dirinya dijual ke orang-orang berkuasa, termasuk Pangeran Andrew, yang merupakan anak ketiga dari Ratu dan kesembilan dalam garis takhta.

Giuffre, sekarang berusia 38 tahun, mengklaim bahwa sang duke, 61, melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada tiga kesempatan ketika dia berusia 17 tahun di rumah Ghislaine Maxwell di London, di rumah besar Epstein di New York dan di pulau pribadi Epstein di Kepulauan Virgin AS.

Jeffrey Epstein dilaporkan telah memperdagangkan gadis-gadis muda yang tak terhitung jumlahnya selama bertahun-tahun.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement