Share

Ratu Elizabeth Dilaporkan 'Habis-habisan' Danai Pangeran Andrew Lawan Tuduhan Pelecehan Seksual

Vanessa Nathania, Okezone · Selasa 05 Oktober 2021 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 18 2481420 ratu-elizabeth-dilaporkan-habis-habisan-danai-pangeran-andrew-lawan-tuduhan-pelecehan-seksual-8PcBB8GLBJ.jpg Ratu Elizabeth dan Pangeran Andrew (Foto: PA)

INGGRIS - Menurut laporan, Ratu Elizabeth dilaporkan mendanai pembelaan hukum putranya, Pangeran Andrew hingga jutaan poundsterling saat ia melawan tuduhan pelecehan seksual.

Andrew (61), dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap Virginia Roberts Giuffre dalam tiga kesempatan yang berbeda ketika dia berusia 17 tahun. Tuduhan ini langsung dibantah keras oleh Duke of York itu.

Pekan lalu, dia dilaporkan telah menambah tim hukum Amerika Serikat (AS)-nya, setelah menjalani gugatan pelecehan seksual oleh pengacara Giuffre.

Penasihat utamanya, Andrew Brettler, dilaporkan dibayar USD2.000 (Rp28 juta) per jam untuk mewakili Duke.

Diyakini bahwa Ratu telah mendanai Pangeran Andrew. Pekan lalu, Andrew juga menambahkan Melissa Lerner ke tim hukumnya, dari firma hukum terkenal LA Lavley Singer. Perusahaan ini terkenal karena mewakili selebriti.

(Baca juga: Pangeran Andrew Digugat Atas Tuduhan Pelecehan Seksual)

Dana untuk pembelaan hukum Andrew dilaporkan akan bersumber dari pendapatan tahunan Yang Mulia dari tanah Duchy of Lancaster.

Dana ini baru-baru meningkat sebesar 1,5 juta poundsterling (Rp29 miliar) menjadi 23 juta poundsterling (Rp446 miliar).

The Telegraph menambahkan bahwa intervensi keuangan dianggap sebagai kebutuhan, karena Duke tidak memiliki pendapatan yang jelas, dan dengan cara ini, Istana Buckingham ikut membantu.

(Baca juga: AS Minta Inggris Serahkan Pangeran Andrew untuk Diinterogasi Terkait Kasus Pedofilia Epstein)

Kasus ini bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk diselesaikan, dengan potensi penyelesaian yang mencapai jutaan poundsterling.

The Telegraph melaporkan bahwa Yang Mulia Ratu (95), setuju untuk membayar pembelaan putranya pada awal tahun lalu setelah wawancara Newsnight yang membawa malapetaka.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Selama kemunculannya, sang Pangeran gagal menunjukkan rasa penyesalannya atas persahabatannya dengan terpidana pedofil Jeffrey Epstein, ketika Pangeran diduga mengenal Giuffre melalui Jeffrey.

Giuffre, 38, mengklaim bahwa dia diperdagangkan oleh Jeffrey Epstein untuk berhubungan seks dengan Andrew ketika dia berusia 17 tahun menurut hukum AS.

Hal ini diduga juga terjadi di rumah rekan lama Epstein di London, Ghislaine Maxwell.

Dia juga menuduh bahwa Andrew melecehkannya tidak lama setelah hal itu terjadi, di mansion milik Epstein di Manhattan dan di pulau pribadinya di Kepulauan Virgin AS.

Pada Agustus 2019, Epstein ditemukan tewas di selnya di penjara federal Manhattan sambil menunggu persidangan perdagangan seks.

Keuangan pribadi Pangeran Andrew tetap menjadi misteri karena jumlah pendapatannya tidak diketahui siapapun.

Dia dilaporkan menjual vila musim dinginnya di Swiss yang dia beli seharga 17 juta poundsterling (Rp329 miliar) dengan mantan istrinya Duchess of York, untuk melunasi hutang dengan pemilik sebelumnya.

Pangeran Andrew menyewakan rumahnya, Royal Lodge di perkebunan Queen's Windsor, yang dimiliki oleh perkebunan Crown.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini